
TANTANGAN CUACA: Pengerjaan abutment sisi timur jembatan Kali Kandangan telah rampung. Saat ini pekerja menyelesaikan abutment sisi barat. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Progres pembangunan double track Kali Kandangan saat ini menyentuh pengerjaan abutment pada sisi barat. Yaitu, bangunan bawah jembatan yang terletak pada kedua ujung pilar sebagai pemikul beban. Selain itu, pekerja membuat saluran baru di selatan jembatan existing.
Pelaksana pengerjaan box culvert sisi barat (Sememi) PT Media Cipta Perkasa Riski Sugianto mengungkapkan, pengerjaan abutment untuk sisi timur sudah tuntas. ”Tinggal yang barat,” ucapnya. Agar semakin efisien, para pekerja tidak hanya difokuskan pada satu titik. Mereka dibagi ke setiap titik pengerjaan dalam satu lokasi.
Jembatan anyar tersebut direncanakan memiliki panjang 25 meter. Lebarnya mencapai 10 meter. Jalur itu bakal menghubungkan sisi selatan Jalan Banjar Sugihan menuju arah Sememi. Saat ini pemasangan box culvert mulai mencapai kawasan Kandangan. Nanti bergerak hingga mengarah ke jembatan anyar.
Soal target penuntasan, Riski belum bisa memastikan. Kondisi cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir turut berpengaruh. Riski menjelaskan, pada saat hujan, pengerjaan di area sungai yang cukup lebar sukar dilaksanakan.
”Kalau hujan deras, memang sulit. Dipengaruhi faktor lebar sungainya di situ,” terangnya. Untuk memudahkan pengerjaan, pintu air yang sebelumnya berdiri di samping jembatan lama dibongkar.
Selain pembangunan jembatan anyar, pengerjaan meliputi pembuatan saluran baru di sisi selatan jembatan existing. Saat ini dinding samping saluran telah dikerjakan. Model yang diterapkan berbentuk terasering. Yaitu, dari sisi selatan ke utara bakal semakin dalam. Tingkat maksimal kedalamannya berkisar 7 meter.
Panjang pengerjaan saluran tersebut berkisar 30 meter. Selain mengerjakan saluran, pihaknya mengeruk sungai Kandangan sisi utara. Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi sedimentasi. ”Adanya saluran baru diharapkan bisa membantu mengantisipasi terjadinya banjir di kawasan tersebut,” ujarnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
