
Mas Bechi (berdiri tengah) saat press conference. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Belum ada satupun keluarga Mas Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi, yang mengunjunginya di Rumah Tahanan (Rutan) Klas 1 Surabaya di Medaeng, Sidoarjo. Putra Kiai Muchtar Muth'in itu ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan.
Mas Bechi, sapaannya, diamankan karena terbukti mencabuli 5 orang santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang. Drama penangkapan Mas Bechi berakhir pada Kamis (7/7) tengah malam usai menyerahkan diri ke Polda Jatim.
Karutan Klas 1 Surabaya Wahyu Indrajati mengatakan, Mas Bechi tiba di lapas pada Jumat (8/7) dini hari. Saat datang hingga siang ini, belum ada keluarga yang mendampingi.
”Ada cuma 1 (anggota keluarga) yang memastikan bahwa MSAT sungguhan diterima Polda Jatim. Tapi sampai saat ini belum ada pengunjung,” kata Indrajati.
Dia menyatakan, tidak ada perlakuan khusus untuk Mas Bechi. Meski dia adalah anak kiai terkenal di Jombang.
”Akan diperlakukan sama sebagai tahanan dengan status tersangka. Tidak ada perlakuan khusus untuk MSAT, kami perlakuan sama dengan tahanan lain, karena memang kondisinya crowded,” ucap Wahyu Indrajati.
Meski hingga hari ini (8/7) tidak ada keluarga yang menjenguk. Keluarga Bechi bisa berkunjung mulai 19 Juli. Keluara Bechi boleh berkunjung tatap muka ke rutan jika sudah memenuhi syarat kunjungan.
”Kunjungan keluarga tatap muka mulai 19 Juli sudah boleh dilakukan, sesuai syarat berlaku harus vaksin tiga kali, kalau nggak ada, bisa pakai swab antigen,” terang Wahyu.
Tak adanya pengunjung keluarga itu, berbanding terbalik dengan pembelaan yang dilakukan keluarga Mas Bechi habis-habisan. Kemarin (7/7), saat polisi menyatroni ponpes yang juga tempat tinggal keluarga, ayah Mas Bechi yang juga Pengasuh Ponpes Shiddiqiyah Jombang, Kiai Muchtar Mu'thi, meminta polisi pulang. ”Aku antarkan sendiri ke Polda Jatim,” kata Kiai Muchtar Mu’thi.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
