
Tayangan pendidikan di SBO TV sempat viral setelah penggunaan logo PDIP sebagai lambang sila keempat. Tangkapan layar video di medsos
JawaPos.com–Menteri Sosial Juliari Batubara mengunjungi Surabaya pada Rabu (7/10). Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari agenda penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST). Dalam kunjungan yang diawali di kediaman Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tersebut, Juliari menyebut bahwa dia mengidolakan sosok Risma.
”Beliau ini salah satu idola saya. Beliau ini masuk top three pimpinan terbaik. Di pimpinan pusat, makin banyak kepala daerah yang berhasil menyejahterakan warga, berarti kesejahteraan makin meningkat,” ujar Juliari Batubara.
Juliari juga menyebut Risma sebagai sosok yang sukses berproses membawa Surabaya lebih baik. Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya merupakan kota yang heterogen dan sudah berkembang pesat. ”Bu Risma adalah inspirasi bagi wilayah lain dan bagi kita semua. Selama 13 tahun dengan anggaran Rp 40 T, kami mengapresiasi kepala daerah dan seluruh pihak yang membantu meningkatkan kesejahteraan warga,” tutur Juliari Batubara.
Dia mengungkapkan, kemensos akan terus mengutamakan kesejahteraan rakyat. Bahkan, ada banyak cerita ketika menyalurkan bantuan. ”Ada yang kirim pakai kapal bahkan kuda. Surabaya nggak sulit. Kendala utama penyaluran adalah alam. Indonesia ini luas. Tempatnya macam-macam dan nggak bisa diseragamkan. Otomatis kendala tersebut membuat kita harus lebih berusaha dalam menyalurkan bantuan,” terang Juliari Batubara.
Sementara itu, Wali Kota Risma bercerita soal kesejahteraan warga yang terus ditingkatkan. Salah satunya meningkatkan pendidikan masyarakat. ”Kadang sulit. Saya sempat sedih ketika banyak anak harus membayar untuk sekolah SMA. Dulunya gratis, setelah dipegang provinsi jadi bayar,” ujar Risma.
Risma juga berterima kasih atas bantuan mensos. Bantuan itu meringankan bebannya untuk menanggulangi dampak persebaran Covid-19 di Surabaya. ”Selama ini saya merasa sendirian. Saya merasa dengan bantuan ini, separuh beban berat yang saya tanggung hilang. Surabaya nggak menerapkan PSBB lagi. Kalau PSBB lagi, bisa-bisa ekonomi kita bakal jatuh lagi,” tutur Risma.
Risma mengungkapkan, terus berupaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. ”Kami mengatur bagaimana APBD Rp 10 T ini bisa digunakan untuk seluruh warga. Karena itu kita berikan kompensasi ke warga. Misalnya PDAM gratis, wajib pajak bagi restoran dan hotel kita tiadakan selama 3 bulan. Kondisinya begini. Semoga bisa cepat recovery,” ujar Risma.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=7gOz5AR8iDQ&ab_channel=jawapostvofficial

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
