Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Januari 2020 | 02.22 WIB

Warga Gresik Terus Siaga Luapan Kali Lamong

MASIH MENGKHAWATIRKAN: Setiap kali hujan deras mengguyur, debit Kali Lamong selalu meningkat. Badan penanggulangan bencana daerah meminta warga siaga. (Galih Wicaksono/Jawa Pos) - Image

MASIH MENGKHAWATIRKAN: Setiap kali hujan deras mengguyur, debit Kali Lamong selalu meningkat. Badan penanggulangan bencana daerah meminta warga siaga. (Galih Wicaksono/Jawa Pos)

JawaPos.com – Puluhan ribu warga yang tinggal di desa-desa dekat bantaran Kali Lamong terus disaput waswas. Sebab, banjir dampak luapan Kali Lamong sewaktu-waktu bisa terjadi lagi. Begitu hujan deras mengguyur, debit air dipastikan meninggi.

Dari pantauan Jawa Pos di Dusun Kacangan, Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng, kemarin (6/1), kondisi aliran air di Kali Lamong tampak begitu deras. Beberapa titik area persawahan mulai terdampak luberannya. ’’Dusun ini belum pernah kebanjiran. Sebab, ada tanggul setinggi 3 meter. Tapi, kami khawatir sewaktu-waktu jebol. Kalau sawah, setiap tahun pasti kebanjiran,’’ ungkap Karman, warga Kacangan.

Dusun Kacangan lebih rendah dibandingkan Kali Lamong. Kondisi tanggul yang menjadi pembatas kali dengan kampung pun demikian. Tanggul sempat jebol pada 2 Januari lalu. Namun, titik jebol berada di Desa Gluranploso. Karman menyebut wilayah utara kali selama ini menjadi langganan banjir setiap tahun. Yakni, Dusun Balong Wangon. Padahal, lokasinya sebetulnya lebih jauh dari Kali Lamong. ’’Karena desa tersebut memang tidak ada tanggul yang membatasi,’’ ujarnya.

Desa Munggugiyanti juga merisaukan. Di lokasi tersebut tidak ada tanggul sama sekali. Setiap tahun desa itu menjadi langganan banjir Kali Lamong. Area persawahan yang terdapat tanaman jagung pun mulai terendam. ’’Kali Lamong meluap tidak hanya karena hujan di Gresik. Kalau warga melihat arah Mojokerto mendung gelap, pasti kami mulai waswas akan banjir lagi,’’ kata Sumiyati, warga setempat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Gresik Tarso Sugito mengatakan, untuk antisipasi banjir Kali Lamong, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah. Termasuk menerjunkan perahu karet untuk kebutuhan evakuasi. ’’Dengan curah hujan yang mulai meningkat, kondisi Kali Lamong saat ini terus siaga. Laporan terakhir debit air meningkat. Tapi, masih di area sungai,’’ paparnya

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore