Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 November 2020 | 05.18 WIB

180 Guru SMP Positif Covid-19, Pemkot Masifkan Tes Swab

Tes swab dimasifkan Pemkot Surabaya. Humas Pemkot Surabaya - Image

Tes swab dimasifkan Pemkot Surabaya. Humas Pemkot Surabaya

JawaPos.com–Tes swab bagi warga Kota Surabaya terus dimasifkan. Jelang uji coba belajar tatap muka, tes tersebut difokuskan bagi para guru sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Hingga saat ini, semua guru SD dan SMP yang menjadi tanggung jawab Pemkot Surabaya, sudah mengikuti tes swab.

Menurut Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara, berdasar data yang diterima dari Dinas Kesehatan Surabaya, saat ini sebanyak 21 ribu lebih guru sudah dilakukan tes swab. Jumlah itu sudah mencakup guru SD dan SMP se-Surabaya. Jumlah tersebut juga mencakup semua petugas sekolah, seperti petugas kebersihan, keamanan, dan TU serta petugas lain.

”Untuk guru SD sekitar 14 ribuan dan guru SMP semuanya 7.407 guru dites swab. Hasilnya yang positif 180 guru dan yang negatif 7.101 guru. Bagi yang positif langsung kami rawat. Saat ini, mereka sudah sembuh semua. Kemudian sebanyak 126 guru masih dinyatakan invalid, sehingga mereka akan dites kembali untuk memastikan kesehatannya,” kata Febriadhitya Prajatara pada Jumat (6/11).

Pemkot akan terus mengupayakan langkah terbaik sebelum melakukan sekolah tatap muka. Dinas Pendidikan Surabaya menyampaikan nama-nama siswa dari 18 sekolah yang akan mengikuti uji coba sekolah tatap muka.

”Sebelumnya, 21 sekolah yang akan dilakukan uji coba sekolah tatap muka. Setelah assessment, hanya sekitar 18 sekolah yang bisa,” terang Febriadhitya Prajatara.

Menurut dia, kemungkinan besar yang akan mengikuti uji coba sekolah tatap muka itu siswa kelas IX SMP. Dispendik akan menyetorkan nama-nama siswa kelas IX yang berasal dari 18 sekolah itu.

”Kemudian, Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan akan melakukan rapat teknis uji coba sekolah tatap muka. Nanti siswa-siswa ini akan dilakukan tes swab. Kemudian orang tuanya akan menyesuaikan atau akan dites swab juga,” ujar Febriadhitya Prajatara.

Febri memastikan uji coba sekolah tatap muka akan dilakukan terlebih dahulu bagi siswa kelas IX atau kelas 3 SMP. ”Sedangkan bagi tingkat SD, masih akan dirapatkan lebih lanjut,” kata Febriadhitya Prajatara.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=sNA6xfeUBbc

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore