
Pria berbaju hitam, menolak tes swab sambil marah keluar dari tenda BPBD Jatim. Tangkapan layar Instagram/Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Awal tahun, Rumah Sakit Darurat Lapangan (RSDL) Indrapura kebanjiran pasien. Hingga Selasa (5/1), lebih dari 302 pasien dirawat di rumah sakit yang dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu.
Ketua Pelaksana Relawan Pendamping Keluarga Pasien Covid-19 RSDL Indrapura Radian Jadid menjelaskan, kapasitas rumah sakit hampir penuh. Sebelumnya, RSDL Indrapura hanya menyediakan kapasitas tidak lebih dari 357. Namun kini, pihak rumah sakit menambah kapasitas.
”Sekarang ditingkatkan hingga 378. Kami akan mengupayakan sampai 500. Kecenderungan peningkatan juga ada,” tutur Jadid.
Jadid mengungkapkan, RSDL Indrapura mulai melakukan screening pasien. Rumah sakit mulai menyarankan untuk isolasi mandiri di rumah yang dibantu asesmen petugas Puskesmas. ”Jumlah pasien Surabaya cukup tinggi sekitar 70 persen dari total seluruh pasien,” papar Jadid.
Di antara pasien, menurut Jadid, klaster keluarga terus meningkat. Bila sebelumnya pasien kisaran usia di bawah 20 tahun, kini terdapat beberapa pasien anak-anak. Selain itu, juga ada klaster institusi pendidikan.
”Klaster keluarga dan institusi makin banyak. Jadi ada tempat pendidikan, pesantren dan pondok. Jumlah anak-anak di klaster keluarga makin banyak. Kalau dulu kan usia remaja di atas 20, sekarang anak-anak yang kena. Lansia juga dari klaster keluarga,” ujar Jadid.
Untuk mengatasi peningkatan pasien, Jadid mengungkapkan, sejak akhir November, pihaknya sudah melakukan penambahan nakes.
”Ruang Intensif Khusus (RIK) juga sudah penuh. Untuk kebutuhan ventilator, APD, dan berbagai hal juga mulai kesulitan. Kalau pasien mencapai angka 350 dan 400, secara rasional, nakes juga harus ditambah. Selama 7 bulan ini, mereka sudah melakukan perawatan Covid-19. Nggak bisa kalau harus dipaksakan lagi untuk bertugas terus menerus. Harus istirahat cukup supaya tidak terpapar,” terang Jadid.
Dia menambahkan, saat ini, pihak rumah sakit cukup kesulitan mendapat nakes. Sehingga, pihaknya mengandalkan rekrutmen dari lembaga keprofesian.
”Kami dibantu rekrutmen dari IDI. Bila ada penambahan pasien, kami usahakan untuk melakukan koordinasi dengan rumah sakit lain. Sebab, RSDL Indrapura juga menerima pasien dari semua wilayah Jawa Timur,” kata Jadid.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=rkLMs8QKZtg

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
