Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 September 2020 | 01.45 WIB

Simpan Konten Pornografi, Pemkot Surabaya Amankan 18 Anak saat Razia

Petugas menunjukkan ponsel salah satu anak yang mengakses konten pornografi. Humas Pemkot Surabaya - Image

Petugas menunjukkan ponsel salah satu anak yang mengakses konten pornografi. Humas Pemkot Surabaya

JawaPos.com–Operasi konten pornografi (OKP) digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sejak Rabu (2/9). Hingga Jumat (4/9), pemkot terus menyasar anak-anak di kopi, kafe, restoran, taman-taman, hingga fasilitas publik lainnya.

Menurut Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto, razia itu sebagai bagian dari upaya menyikapi kekerasan seksual anak. Baik anak-anak sebagai objek maupun anak-anak sebagai subjek atau pelaku.

”Kami ingin mengembalikan marwah anak sebagai pribadi yang ceria, anak yang bahagia, dan anak pelajar yang menuntut ilmu,” kata Eddy.

Dengan razia itu, lanjut Eddy, pihaknya berharap dapat meminimalisir kekerasan seksual anak itu dan bisa mengembalikan marwah anak. Operasi itu melibatkan berbagai instansi, di antaranya Polrestabes Surabaya.

Pihaknya juga menggandeng Polres Tanjung Perak, Diskominfo, Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A), Dinas Sosial, BPB Linmas, dan Satpol PP Surabaya.

Dalam razia tersebut, Eddy menjelaskan, bila terdapat konten pornografi yang disimpan, jajaran DP5A bersama psikolog langsung melakukan tindakan lebih lanjut. Bahkan, jika saat itu anak tersebut tidak bersama orang tua, petugas akan langsung memanggil orang tuanya.

”Jadi, nanti ditelusuri latar belakangnya hingga tertarik menyimpan konten tersebut, sehingga akan diketahui bagaimana proses treatment-nya. Bahkan, orang tuanya kami minta untuk mengawasi anaknya itu supaya tidak mengulangi perbuatannya,” ujar Eddy.

Dia menambahkan, pembelajaran daring harus tetap didampingi orang tua. Terutama cara mencegah hal negatif supaya anak di bawah umur tidak membuka konten-konten terlarang seperti konten pornografi. ”Jadi jangan sampai disalahgunakan. Makanya kita harus melakukan pengawasan bersama-sama,” tegas Eddy.

Selama operasi digelar, pihaknya telah menangkap belasan anak. Mereka yang tidak bersama orang tuanya langsung diamankan ke Markas Satpol PP Surabaya dan orang tuanya dipanggil.

”Jadi, pada Rabu kami mengamankan 10 anak, kemudian Kamis atau hari kedua kami mengamankan 8 anak. Hari ini (4/9) kami lanjutkan operasi tersebut,” terang Eddy.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=2aHj-6bfqGk

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore