
Ilustrasi demonstrasi buruh. Dok. JawaPos
JawaPos.com–Tuntutan buruh kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk menaikkan UMP dilihat Tjiptohadi Sawarjuwono, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair) sebagai sesuatu yang perlu dievaluasi. Menurut Evaluator BUMD Pemprov Jatim itu, siapapun yang meminta kenaikan UMP harus kembali melihat kemampuan perusahaan.
”Kenaikan upah yang dituntut siapapun berkaitan dengan kemampuan perusahaan. Kalau mampu, ya tidak apa-apa. Tapi kalau tidak ada pemasukan atau income, bagaimana cara meningkatkan gaji pekerja?” ujar Tjiptohadi Sawarjuwono pada Selasa (3/11).

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
