
Dokter bedah saraf spesialis parkinson National Hospital, Dr. dr. Ahmad Fahmi (Kiri). (Dok : Pribadi)
JawaPos.com - Penanganan penyakit Parkinson dinilai tidak cukup hanya mengandalkan terapi medis. Dukungan keluarga, caregiver, komunitas, hingga lingkungan sosial menjadi bagian penting dalam membantu pasien menjalani kehidupan secara optimal.
Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Indonesia Parkinson Ecosystem Forum 2026 yang digagas Yayasan Sahabat Parkinson Indonesia, Rabu (23/9).
Mengangkat tema Membangun Ekosistem Parkinson Indonesia, Dari Kepedulian Menuju Kolaborasi Terintegrasi, forum tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan.
Mulai dari sektor kesehatan, pemerintah, organisasi profesi, akademisi, rumah sakit, hingga komunitas.
Dokter bedah saraf spesialis parkinson National Hospital, Dr. dr. Ahmad Fahmi mengatakan intervensi medis hanya menjadi salah satu bagian dalam ekosistem penanganan Parkinson.
Menurutnya, pasien membutuhkan dukungan berkelanjutan dari orang-orang di sekitarnya untuk menjaga semangat, optimisme, dan kepercayaan diri dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Ada caregiver, keluarga, komunitas, dan berbagai bentuk dukungan lainnya. Yang penting adalah saling menyemangati, membangun optimisme, semangat, dan percaya diri,” ujar Fahmi, dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (23/9).
Dia menambahkan, perkembangan terapi seperti obat-obatan maupun Deep Brain Stimulation (DBS) perlu diikuti dengan dukungan nonmedis yang berkelanjutan.
“Meskipun ada DBS, terapi maupun obat-obatan, yang paling penting juga adalah optimisme, semangat, dan percaya diri,” katanya.
Ketua Yayasan Sahabat Parkinson Indonesia Albert Sebastian, mengatakan Parkinson selama ini kerap dipahami sebatas penyakit yang menyebabkan tremor atau gangguan gerak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022