
TUGU BAMBU RUNCING: Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengembalikan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Embong Sawo dan Jalan Embong Gayam seperti semula. (Diskominfo Surabaya)
JawaPos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya kembalikan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Embong Sawo dan Jalan Embong Gayam seperti semula. Pengaturan itu dilakukan setelah rekayasa lalu lintas diterapkan selama 14 hari.
Keputusan ini diambil setelah Dishub evaluasi kondisi lalu lintas di lapangan dan koordinasi bersama Satlantas Polrestabes Surabaya. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan situasi terkini di jalan.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Surabaya Beta Ramadhani mengatakan saat masa uji coba, pihaknya temukan peningkatan kepadatan kendaraan di beberapa segmen jalan. Hal ini mengindikasikan adanya perubahan signifikan selama pengaturan baru diterapkan.
“Setelah kami analisis data di lapangan, terjadi kepadatan yang cukup signifikan pada segmen antara Jalan Embong Malang dan Embong Sawo di Basuki Rahmat (Basra). Arus lalu lintas di Jalan Panglima Sudirman (Pangsud) dari Embong Sawo menuju Embong Gayam juga mengalami peningkatan,” kata Beta, Jumat (18/9).
Selain mempertimbangkan data lalu lintas, evaluasi juga mengacu pada keluhan masyarakat yang disampaikan lewat berbagai kanal. Keluhan itu masuk melalui media sosial dan hotline yang disiapkan Dishub.
Beta menjelaskan rekayasa lalu lintas mulai diterapkan pada 1 September 2026 dan berjalan selama 14 hari. Setelah itu, Dishub melakukan penghitungan dan analisis data pada 16 September sebagai bahan evaluasi.
“Setelah kami melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan Satlantas, kami melihat kepadatan di sejumlah segmen meningkat sehingga kelancaran arus lalu lintas kurang optimal. Karena itu, kami putuskan mengembalikan pengaturan lalu lintas seperti semula,” ujarnya.
Pengembalian pengaturan arus mulai diberlakukan pada Rabu (17/9) pukul 20.00 WIB. Waktu ini dipilih datang karena kondisi lalu lintas pagi hari sudah cukup padat.
“Sebelumnya perubahan pertama dilakukan pada pagi hari. Ternyata, kedua ruas tersebut pada pagi hari sudah ramai. Karena itu, pengembalian pengaturan mulai kami lakukan pada malam hari,” tuturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022