
Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UINSA Surabaya, Aslamiyah (kiri). (Ardini Pramitha/JawaPos.com)
JawaPos.com - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya buka suara terkait aksi demonstrasi ratusan mahasiswa yang menolak Prof. Muzakki kembali menjabat sebagai rektor, Rabu (16/9).
Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UINSA Surabaya, Aslamiyah, menjelaskan proses pemilihan rektor UINSA dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari pendaftaran, seleksi oleh senat, hingga proses seleksi di tingkat pusat.
Menurut Aslamiyah, proses awal dilakukan melalui panitia pendaftaran dan seleksi di tingkat senat UINSA. Nama-nama yang lolos kemudian dikirim ke Jakarta untuk mengikuti proses seleksi lebih lanjut.
“Gini jalurnya kan pertama itu ada pendaftaran. Pendaftaran di sini ada panitianya, seleksi dari senat setelah itu dikirimkan ke Jakarta. Jakarta ada panselnya diuji dari Jakarta,” ujar Aslamiyah.
Dia menjelaskan mekanisme tersebut telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Pada periode sebelumnya, proses penentuan rektor pernah dilakukan langsung oleh Menteri Agama.
Namun, dalam beberapa periode terakhir, mekanisme melibatkan senat dan proses seleksi di tingkat pusat.
“Yang menentukan senat, senat semua,” katanya.
Aslamiyah menambahkan, setelah proses pemberkasan dilakukan di tingkat senat, tahapan selanjutnya berada di Jakarta.
Pihak administrasi kampus, menurutnya, tidak mengetahui secara rinci proses yang berlangsung setelah berkas dikirimkan.
“Proses seleksinya memang di pemberkasannya di senat. Setelah itu setelah berkas masuk ke senat, pasti penuh urusannya Jakarta,” jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022