
Pemkot Surabaya membuka seleksi calon pimpinan BAZNAS Kota Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Kabar gembira, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka pendaftaran seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya untuk periode 2026 - 2031.
Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra) Kota Surabaya, Arief Boediarto menjelaskan pendaftaran dibuka selama 1 - 10 September melalui situs resmi simzat.kemenag.go.id.
"Langkah ini (seleksi) menjadi momentum penting dalam menjaring figur-figur berpengalaman dan berintegritas yang siap mengabdi demi kemaslahatan umat," tutur Arief dalam keterangannya, Kamis (6/8).
Adapun mekanisme seleksi berpedoman pada Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 10 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Pimpinan BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota.
Arief menyebutkan terdapat empat kualifikasi utama yang harus dipenuhi calon pimpinan BAZNAS Surabaya. Persyaratan tersebut menjadi acuan dalam menilai kapasitas dan kelayakan setiap peserta seleksi.
“Pertama, diperlukan komitmen tinggi serta rekam jejak yang bersih dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kedua, pimpinan harus menguasai dasar-dasar syariat Islam terkait zakat,” imbuhnya.
Kriteria ketiga, calon pimpinan BAZNAS Kota Surabaya harus mampu menyusun strategi pengembangan lembaga, mengelola penghimpunan dan pendistribusian dana secara efektif.
Baca Juga:Video lama Donald Trump soal LeBron James dan atlet transgender viral lagi di media sosial
"Kemudian kriteria yang terakhir, calon pemimpin BAZNAS mampu menjembatani dan menjalin hubungan yang harmonis antara masyarakat, pembayar zakat, dan pemerintah daerah," terang Arief.
Pemkot Surabaya melibatkan pihak eksternal, seperti Kemenag Kota Surabaya untuk memastikan kepatuhan teknis dan hukum keislaman, sehingga proses seleksi berjalan objektif dan akuntabel.
“Kami juga mengandeng akademisi, tokoh masyarakat dan ulama sebagai penguji independen untuk menilai kapasitas intelektual, cara berpikir strategis, kepemimpinan, serta kelayakan para calon,” katanya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
