
Pengunjung melihat koleksi hewan di, Kebun Binatang Surabaya (KBS), Minggu (2/8). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Sebanyak 24 pelamar mendaftar seleksi calon direktur Perumda Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang diadakan Pemkot Surabaya. Mereka bersaing memperebutkan 3 kursi di perusahaan tersebut.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya, Syamsul Hariadi mengatakan seleksi tidak hanya mempertimbangkan kemampuan bisnis dan manajerial.
Pemkot Surabaya secara gamblang mencari sosom yang memiliki pemahaman konservasi dan komitmen terhadap kesejahteraan satwa. Sebab, pengelolaan KBS dinilai berbeda dengan badan usaha umumnya.
"Karena itu, kami membutuhkan direksi yang tidak hanya memiliki kemampuan manajerial dan bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap satwa liar serta memahami aspek konservasi,” tutur Syamsul, Rabu (5/8).
Proses penjaringan dan pendaftaran calon direksi berlangsung pada 13 - 31 Juli 2026. Dari 24 pelamar, 8 mendaftar posisi Direktur Utama, 11 mendaftar Direktur Operasional dan Umum, serta 5 mendaftat Direktur Keuangan dan SDM.
Selanjutnya, Pansel melakukan seleksi administrasi untuk memastikan seluruh pelamar memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah.
“Pelamar yang dinyatakan memenuhi persyaratan dan lolos seleksi administrasi akan mengikuti psikotes oleh lembaga psikologi. Tahapan ini untuk menilai aspek psikologis, karakter, dan kepemimpinan calon," imbuhnya.
Tahapan ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi Badan Usaha Milik Daerah.
Pemkot Surabaya juga melibatkan BBKSDA Jawa Timur, akademisi, dan sejumlah pakar lintas bidang, mulai kedokteran hewan hingga ekonomi, guna memastikan seleksi direksi KBS berlangsung komprehensif.
“Keterlibatan berbagai pihak dengan disiplin keilmuan yang berbeda ini penting untuk memberikan perspektif yang lebih menyeluruh dalam menilai kemampuan dan kesiapan para calon direksi,” kata Syamsul.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
