Basarnas menerjunkan Helikopter HR-1301 untuk menyisir perairan Sumenep untuk mencari bangkai KMP Mutiara Sentosa II, Kamis (6/8). (Dok/Basarnas Surabaya)
JawaPos.com - Operasi SAR korban kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa II resmi berakhir pada Selasa (4/8).
Kendati demikian, Basarnas masih terus melakukan pemantauan di Perairan Utara Sumenep.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan, pada hari ini, Kamis (6/8), helikopter Basarnas HR-1301 diterjunkan untuk melakukan pemantauan udara di perairan utara Sumenep, Pulau Madura.
Penyisiran udara dilakukan untuk mencari tanda-tanda keberadaan bangkai KMP Mutiara Sentosa II, sekaligus mendeteksi kemungkinan adanya korban yang hingga kini belum ditemukan.
"Sembari menunggu verifikasi pengaduan penumpang dari KSOP dan perusahaan kapal, kami tetap melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, sehingga tidak ada jeda waktu," tutur Nanang dalam keterangannya.
Sehari sebelumnya, Rabu (5/8), KN SAR 249 Permadi juga melakukan penyisiran di perairan utara Sumenep, sebelum akhirnya kembali sandar di Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Nanang menjelaskan pada masa operasi kesiapsiagaan, posko terpadu di Pelabuhan Tanjung Perak telah dibubarkan dan setiap instansi mengoperasikan posko di kesatuannya masing-masing.
"Meski demikian, apabila ada laporan korban (kebakaran KMP Mutiara Sentosa II) yang perlu dievakuasi maka akan dikomunikasikan ke semua unsur posko sesuai fungsi masing-masing" pungkas Nanang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022