
Video klarifikasi ormas BNPM soal video viral dugaan premanisme terhadap pemilik ruko di Ngagel Rejo, Surabaya. (TikTok @lailatus.zainia)
JawaPos.com - Organisasi masyarakat (ormas) Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) memberikan klarifikasi soal viralnya video dugaan premanisme terhadap pemilik ruko di kawasan Ngagel Rejo, Surabaya.
Ketua BNPM DPD Kota Surabaya, Agus Arifin, membantah anggapan yang menyebut Barisan Nasional Pemuda Madura sebagai organisasi preman. Menurut dia, narasi tersebut tidak sesuai dengan tujuan dan peran organisasi.
"Kami bukan organisasi preman, (seperti) yang disampaikan Wali Kota Surabaya (Eri Cahyadi), melainkan organisasi yang turut andil dalam menjaga bagaimana hukum harus diletakkan," ujarnya dalam video klarifikasi, Senin (27/7).
Agus menegaskan kehadiran BNPM di ruko di Jalan Krukah Utara No. 34, Ngagel Rejo, Surabaya, bukan untuk mengambil alih, menduduki secara melawan hukum, maupun melakukan intimidasi terhadap pihak mana pun.
"Kami justru membantu (agar) situasi tetap kondusif, menjaga keamanan lingkungan objek, serta menjaga terjadinya tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik selama belum terdapat kepastian hukum," imbuhnya.
Kehadiran BNPM di lokasi, kata Agus, adalah tindak lanjut surat tugas dari Kantor Hukum Ruslan & Partner sebagai kuasa pemilik objek.
Pendampingan dilakukan untuk mengawal klien selama proses hukum berlangsung.
Agus mengatakan, hingga kini, sejumlah instansi, seperti BRI, KPKNL Surabaya, ATR/BPN Kota Surabaya, dan pihak terkait lainnya, masih melakukan klarifikasi untuk memastikan status hukum objek tersebut.
"BRI, KPKNL Surabaya, ATR/BPN Kota Surabaya, serta instansi masih melakukan penelusuran guna memperoleh kepastian mengenai status hukum objek yang dimaksud (ruko di Jalan Krukah Utara Nomor 34)," ucap Agus.
Media sosial kembali digegerkan dengan dugaan premanisme yang dilakukan oknum mengaku anggota ormas, terhadap pemilik ruko di Jalan Krukah Utara No. 34, Ngagel Rejo, Surabaya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
