
Liem Susilowati (tengah) menyerahkan diri ke Kejari Surabaya. Terpidana kasus kredit fiktif Rp 4,5 miliar ini sempat bersembunyi dan menyamar sebagai pendeta sejak ditetapkan DPO pasa 2022. (Dokumentasi Kejari Surabaya)
JawaPos.com - Pelarian Liem Susilowati, terpidana kasus kredit fiktif Rp 4,5 miliar, berakhir setelah kurang lebih 4 tahun buron. Ia akhirnya menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya pada Jumat sore (19/6).
Hal tersebut dibenarkan oleh Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Surabaya, Putu Arya Wibisana. Ia menuturkan bahwa Liem masuk dalam daftar pencarian orang alias buron sejak tahun 2022.
"Menurut pengakuannya (Liem) kepada Jaksa Eksekutor, terpidana selama ini bersembunyi di salah satu tempat ibadah di Surabaya dan (menyamar) menjadi pendeta," ujar Putu dalam keterangannya, Minggu (21/6).
Untuk diketahui, Liem merupakan adik dari Liauw Inggarwati yang telah ditangkap bersama anaknya, Bastian Widjaja oleh Tim Tangkap Buron Kejaksaan Negeri Surabaya pada 2 Juni 2026.
Berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor Surabaya, Liem bersama terpidana lainnya yang telah dieksekusi yaitu Liauw, Bastian, Wonggo Prayitno dan Arya Lelana terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi.
"Kelimanya terbukti secara sah serta meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi, dan akhirnya Liem diputus 8 tahun penjara. Proses persidangannya in absentia atau tanpa kehadiran terdakwa,” terangnya
Kepada jaksa eksekutor, Liem mengaku gelisah setelah mengetahui kakak dan keponakannya ditangkap kejaksaan pada 2 Juni 2026. Terpidana mengaku takut, kebingungan, hingga sulit tidur.
"Akhirnya (Liem) memutuskan untuk datang seorang diri dan menyerahkan diri. Saat ini terhadap terpidana telah dilakukan eksekusi pidana badan di Lapas Wanita Surabaya di Porong Sidoarjo," ucap Putu.
Kejari Surabaya berhasil mengamankan Liauw Inggarwati dan Bastian Widjaja, ibu dan anak yang masuk daftar buronan kasus kredit modal kerja fiktif di Bank BUMD Jawa Timur senilai Rp 4,75 miliar sejak 2022.
Keduanya diamankan di sebuah rumah kawasan cluster perumahan elit di Lakarsantri, Surabaya. Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan setelah tim melakukan pengejaran intensif selama kurang lebih tiga minggu

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
