
Ilustrasi juru parkir digital sedang melayani pembayaran non tunai dari masyarakat. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Digitalisasi parkir di Kota Surabaya semakin masif. Hingga awal Juni 2026, sebanyak 926 jukir terdaftar dalam sistem parkir digital. Mereka melayani pembayaran non tunai, seperti QRIS dan uang elektronik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan angka tersebut meningkat dibandingkan sebelumnya yang tercatat sebanyak 819 petugas.
Penambahan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Surabaya untuk menghadirkan sistem perparkiran yang lebih modern, transparan, dan akuntabel sekaligus mendukung percepatan digitalisasi layanan publik.
"Semakin luas penerapan parkir digital, semakin besar pula manfaat bagi masyarakat. Selain mempermudah transaksi, sistem ini mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan parkir di lapangan," ujarnya, Rabu (10/6).
Menurut Trio, digitalisasi parkir merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat tata kelola perparkiran di Kota Pahlawan yang lebih efektif dan efisien.
"Bagi saya, sistem pembayaran non tunai memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi serta membantu pemerintah menciptakan pengelolaan parkir yang lebih tertib dan terukur," imbuh Trio.
Selain menambah jumlah petugas, Dishub Surabaya juga memperluas penerapan parkir digital ke sejumlah lokasi baru di kota tersebut untuk meningkatkan layanan dan kemudahan pembayaran.
Baca Juga:Pertamax Tembus Rp 16 Ribu Lebih, Cuitan Lama Partai Gerindra soal Kurs dan BBM kembali Viral
Sebelumnya, sistem parkir digital hanya berlaku di berbagai kawasan seperti Bratang Binangun, Bratang Gede, Ngagel Tengah, Nginden, Nginden Semolo, Prapen, Tenggilis Barat, hingga Klampis dan Jagir Wonokromo.
Kemudian kawasan Manyar Kertoarjo, Manyar Tegal, Rungkut, Bukit Darmo Boulevard, Kupang Gunung, Darmokali, serta Karang Menjangan, yang dinilai menjadi area dengan aktivitas parkir cukup padat.
Kini layanan parkir digital diperluas lagi ke kawasan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi, seperti Jalan Stasiun Kota, Jalan Perak Timur, Jalan Perak Barat, dan Jalan Tambak Bening.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
