
Kegiatan penanaman 10.000 batang mangrove di Pantai Desa Segoro Tambak pada Minggu (7/6). (Istimewa)
JawaPos.com - Peringati Hari Laut Sedunia (World Ocean Day), Hari Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle Day), dan Road to Ocean Impact Summit 2026, Taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo mengikuti kegiatan Marine Buddies Surabaya melalui aksi laut dengan penanaman 10.000 batang mangrove di Pantai Desa Segoro Tambak pada Minggu (7/6). Kegiatan ini merupakan rangkaian acara dan bagian dari kerja sama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Yayasan WWF Indonesia.
Penanaman bibit mangrove jenis Rhizophora sp. ini menggunakan metode tanam rumpun berjarak yang mana satu lubang diisi 10 bibit mangrove. Mangrove jenis ini dipilih karena memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap kawasan pesisir berlumpur dengan pengaruh pasang surut aktif serta dinilai sesuai untuk mendukung upaya rehabilitasi ekosistem mangrove di wilayah pesisir Kabupaten Sidoarjo.
"Tantangan di lapangan kali ini benar-benar menguji fisik dan mental kami, medannya sangat menantang, beberapa taruna dan relawan sempat terjebak pada pasir dan lumpur yang dalam saat penanaman. Namun kesulitan itu justru mempererat kerja sama kami di lapangan,” ujar Muhammad Arji yang ikut kegiatan bersama tujuh taruna Politeknik KP Sidoarjo lainnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian aksi nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik, khususnya masyarakat pesisir, serta mendorong aksi nyata dalam pelestarian laut, dan berperan mendorong praktik pengelolaan laut yang berkelanjutan sekaligus mendukung agenda ekonomi biru di Indonesia.
Melalui tagline “Kenali lautmu, wujudkan aksimu”, kegiatan ini mengedukasi masyarakat tentang peran mangrove bagi ekosistem laut, serta pentingnya mangrove terhadap serapan karbon yang lebih tinggi daripada tanaman terestrial. Harapan dari kegiatan ini adalah perluasan penanaman mangrove di wilayah kecamatan lain dan dilanjutkan dengan pemeliharaan yang berkelanjutan oleh Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas) guna mencegah abrasi tambak.
Selain dengan Politeknik KP Sidoarjo, Marine Buddies Surabaya selaku penyelenggara juga berkolaborasi dengan Fakultas Perikanan dan Kelautan Unair, Fakultas Ilmu Kelautan Uinsa, Umsida, dan Unusida.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo, serta Pemdes dan Pokmaswas Segoro Tambak serta komunitas lingkungan di Sidoarjo. Turut hadir pula Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup KKP seperti Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar, PPN Brondong, Balai Besar PPMHKP Surabaya I, Balai PPMHKP Surabaya II, dan Satwas PSDKP Surabaya.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
