
Youth Forum ke-9 di Surabaya mengajak pemuda aktif melawan adiksi nikotin dan pengaruh industri rokok terhadap anak muda. (IYCTC for JawaPos.com)
JawaPos.com — Sebanyak 6 juta anak Indonesia kini terjebak adiksi nikotin menjelang Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 31 Mei 2026. Kondisi darurat itu mendorong Indonesian Youth Council for Tactical Changes (IYCTC), Research Group for Tobacco Control Universitas Airlangga, hingga Jaringan Koalisi Save Our Surroundings (SOS) menggelar Youth Forum ke-9 di Surabaya, Rabu (20/5/2026), untuk mengajak pemuda melawan agresivitas industri rokok yang menyasar remaja.
Forum yang digelar di Surabaya itu menjadi ruang konsolidasi lintas komunitas, pemerintah, hingga aparat penegak hukum untuk memperkuat perlindungan anak dari paparan rokok dan vape.
Para pembicara menilai ancaman adiksi nikotin pada anak sudah berada di level mengkhawatirkan karena strategi pemasaran industri makin masif dan dekat dengan kehidupan remaja.
Ketua Umum IYCTC, Manik Marganamahendra, menyoroti maraknya iklan rokok luar ruang yang masih mudah ditemukan di berbagai titik strategis Kota Surabaya.
Padahal, Surabaya sudah menyandang status Kota Layak Anak (KLA) yang seharusnya memberi perlindungan lebih ketat terhadap anak dan remaja.
“Surabaya ini sudah masuk kategori Kota Layak Anak, namun di setiap sudut jalan masih terlihat marak sekali iklan rokok yang secara sistematis menyasar anak dan remaja,” tegas Manik.
“Industri rokok ini seringkali secara sengaja merancang strategi pemasaran agar dekat dengan kebutuhan orang muda, bahkan memanfaatkan taktik paling manjur seperti beasiswa untuk memoles citra kotor mereka menjadi seolah-olah dermawan, padahal itu adalah strategi untuk mengunci pasar jangka panjang.”
Manik menilai implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 harus dikawal serius oleh generasi muda. Regulasi tersebut melarang Iklan, Promosi, dan Sponsorship (IPS) rokok dalam radius 500 meter dari sekolah.
Dia mengajak komunitas pemuda di Surabaya aktif mendokumentasikan dan melaporkan setiap pelanggaran di lingkungan sekitar.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
