
Menteri HAM Natalius Pigai saat menjenguk korban keracunan MBG di RSIA IBI Surabaya, Rabu (13/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai menjenguk tujuh siswa korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dirawat di RSIA IBI Kota Surabaya pada Rabu (13/5).
Sebagai informasi, lebih dari 200 siswa dan sejumlah guru di Surabaya mengalami keracunan usai menyantap makanan program MBG yang didistribusikan oleh SPPG Tembok Dukuh pada Senin (11/5) kemarin.
Korban dilarikan ke Puskesmas Tembok Dukuh dan Rumah Sakit Ibu dan Anak Ikatan Bidan Indonesia (RSIA IBI) Kota Surabaya. Rata-rata korban mengalami gejala seperti pusing, mual, dan diare.
Dari pantauan JawaPos.com, Menteri HAM Pigai tiba di RSIA IBI Kota Surabaya sekitar pukul 10.45 WIB. Ia kemudian langsung menuju ruang rawat inap untuk melihat kondisi tujuh siswa yang masih dirawat di RS tersebut.
Para siswa yang semula berbaring lemah dengan tali infus terpasang di salah satu lengan, kembali tersenyum ketika Menteri Pigai menjenguk. Ia memberikan motivasi agar korban segera pulih dan kembali bersekolah.
“Harus sembuh ya, sebentar lagi sembuh. Kalau sudah sembuh nanti harus kembali ke sekolah ya. Harus sekolah biar bisa raih semua cita-cita, nanti kalau sekolah bisa jadi menteri seperti saya," kelakar Pigai menyemangati korban.
Di sela kunjungannya, ia menegaskan insiden keracunan terjadi akibat kelalaian pengelola dapur SPPG. Sebab program MBG sendiri bertujuan baik untuk pemenuhan gizi anak dan penurunan angka stunting.
“Karena niat bapak presiden (Prabowo Subianto) bikin program MBG itu supaya anak Indonesia kenyang, sehat, dan pintar. Kalau sudah kenyang, pasti sehat. Kalau sudah sehat, pasti pintar,” tegasnya.
Salah satu orang tua menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kunjungan Menteri HAM Pigai. Ia menyebut anaknya dikenal doyan makan dan saat kejadian sang anak mengonsumsi dua porsi MBG.
“Dia ini emang doyan makan, waktu hari kejadian bilangnya ikannya enak, daging juga pertama kali dapat. Tetapi selagi piring kedua coba makan rasa dagingnya agak kecut, jadi gak dihabiskan,” tuturnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
