Guru ngaji di Surabaya berinisial MZ diduga mencabuli tujuh santri laki-lakinya. (Instagram @luthfie.daily)
JawaPos.com - Seorang guru ngaji di Genteng Kali, Surabaya, berinisial MZ, 22, menjadi tersangka pencabulan terhadap 7 santri laki-laki Ternyata selain doyan dengan Laki-laki, dia juga nafsu juga dengan perempuan. Hal itu dikatakan pelaku saat saat diinterogasi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan.
"Saya perempuan nafsu,"kata pelaku dilansir dari Radar Surabaya (JawaPos Group), Rabu (13/5).
Tersangka mengaku nekat mencabuli korban saat tidur menginap di yayasan tempat belajar, karena nafsu. Selain itu, pelaku berdalih nekat mencabuli santri laki-laki, karena takut zina dan hamil bila mencabuli perempuan.
"Waktu tidur masukin kemaluan ke mulutnya. Tiba-tiba muncul nafsu karena sering nonton film porno itu. Kalau sekarang (suka) anak-anak soalnya adanya cowok kalau sama perempuan takutnya zina atau hamil gitu," ucap tersangka.
Sebelumnya, MZ mengaku sudah pernah melakukan pencabulan pada 2021. Kemudian berhenti. Tersangka kembali melakukan pencabulan mulai tahun 2025 saat mengajar ngaji di yayasan kawasan Jalan Genteng Kali.
Diberitakan sebelumnya, seorang guru ngaji berinisial MZ, 22, bukannya mengajar dan membina santrinya dengan baik, malah mencabuli 7 santri laki-laki. Hal itu dilakukan sang guru saat santrinya menginap di yayasan tempat mengajarnya di kawasan Genteng Kali, Surabaya.
Akibat aksi tak senonoh tersebut, MZ dilaporkan ke polisi dan saat ini ditahan di Mapolrestabes Surabaya. Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan mengatakan, aksi pencabulan dilakukan tersangka MZ sebagai guru ngaji kepada 7 orang santri laki-laki sejak 2025.
Kasus kekerasan seksual itu terungkap setelah salah satu korban melapor menjadi korban pencabulan oleh tersangka. Beberapa temannya atau korban lain kemudian berani buka suara. Akhirnya kasus tersebut dilaporkan orang tua korban ke Polrestabes Surabaya.
"Tujuh orang ini dilakukan perbuatan cabul oleh tersangka sejak tahun 2025 hingga 2026. Saat malam hari tersangka datang ke kamar korban. Lalu kemudian posisinya mengangkangi korban tidur kemudian diminta oral sex," ungkapnya, Sabtu (9/5).
Dijelaskan Lutfhie, aksi pencabulan tersebut dilakukan tersangka MZ saat korban menginap di yayasan pada Jumat sampai Minggu untuk belajar ngaji. Aksi bejat itu dilakukan saat malam hari. Korbannya santri laki-laki mulai umur 10 tahun hingga 15 tahun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Crystal Palace vs Middlesbrough di Carabao Cup: The Boro Siap Permalukan Tuan Rumah
Polisi Sebut Human Error Dibalik Kecelakaan Maut BYD M6 yang Tewaskan Sekeluarga di Kembangan Jakbar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022