
Kejari Surabaya mulai menyelidiki kasus dugaan korupsi di lingkungan RSUD Dr. Soetomo. (Alfian Rizal/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya mulai menyelidiki kasus dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo, Kota Surabaya.
Sejumlah pihak mulai dipangil untuk dimintai keterangan. Hal ini disampaikan Kepala Seksi Intelijen Kejari Surabaya, Putu Arya Wibisana. Namun, ia enggan merinci jumlah dan jabatan orang-orang yang dimintai keterangan.
Putu menegaskan bahwa jumlah tersebut masih dibilang sedikit. "Jumlahnya masih di bawah 10 orang," ujar Putu Arya singkat kepada awak media di Kantor Kejari Surabaya pada Rabu (6/5).
Ia menerangkan bahwa kasus dugaan korupsi di RSUD Dr. Soetomo ini merupakan pelimpahan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. Putu menyebut penanganan perkara masih tahap awal atau penyelidikan.
Pihak-pihak yang memenuhi panggilan pun belum berstatus saksi resmi, melainkan baru dimintai keterangan dan klarifikasi guna mendalami peristiwa tersebut.
"Kita mintai klarifikasi atau keterangan, kalau saksi nanti kita menyebutnya jika masuk ke tahap penyidikan,” imbuh pejabat yang sebelumnya menduduki jabatan Kasi Intel Kejari Tanjung Perak Surabaya itu.
Terkait potensi kerugian negara, Putu menyatakan jumlah pastinya belum bisa diungkap karena proses pemeriksaan masih pada tahap awal yang bersifat tertutup dan belum menghasilkan perhitungan final.
"Belum berbicara kerugian kita. Intinya, kasus ini pelimpahan dari Kejaksaan Tinggi Jatim. Kami melakukan tindak lanjut atas dugaan yang dilaporkan, dan telah dilakukan pemeriksaan keterangan dari pihak pelapor," ujar Putu.
Di sisi lain, Kasi Pidsus Kejari Surabaya Iwan Nuzuardhi mengatakan bahwa kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang masuk ke Kejati Jatim, lalu dilimpahkan penanganannya kepada Kejari Surabaya.
Dugaan korupsi tersebut diklaim berlangsung dalam rentang waktu yang panjang. "Ya memang ada pengaduan masuk. Laporan itu merujuk pada 2015 sampai dengan masa pandemi Covid-19 lalu," terang Iwan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
