
Ilustrasi : Pelaku begal mahasiswi di Pasuruan beraksi 6 kali meski bukan residivis.
JawaPos.com - Ditreskrimum Polda Jawa Timur mengungkap fakta baru dari kasus pembegalan dua mahasiswa asal Sidoarjo yang hendak ke tempat wisata viral Bukit Premium di Kabupaten Pasuruan.
Meski sempat melawan, dua pelaku berinisial SAS, 25 tahun, dan JF, 19 tahun, berhasil diamankan Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur. Keduanya diketahui warga Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Pasuruan.
Panit 1 Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Iptu Ario Senopati Joyonegoro mengatakan kedua pelaku tidak pernah berhadapan dengan hukum (residivis), namun rekam jejaknya tidak bisa dianggap sepele.
"Sebenarnya pelaku ini belum pernah dihukum, belum pernah ditangkap. Selama ini mereka sudah beraksi di 6 TKP, dengan rincian 4 TKP di daerah Malang dan 2 TKP di Pasuruan," ujar Iptu Ario di Surabaya, Selasa (5/5).
Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku berbagi peran. JF bertugas sebagai joki yang mencari target korban. Sementara SAS berperan sebagai eksekutor yang membawa senjata tajam celurit.
"Kami melakukan pengejaran dan alhamdulillah satu pelaku berinisial JF tertangkap. Kemudian kita melanjutkan pengejaran di rumah pelaku kedua, SAS di daerah Kemangi, Tutur, Ngembal, Pasuruan," imbuhnya.
Dari tangan pelaku, penyidik mengamankan barang bukti: sebilah celurit yang dibuang pelaku ke semak-semak sekitar TKP, 1 motor Beat Hitam Biru milik pelaku, 1 motor Scoopy beserta STNK milik korban, dan barang pribadi lainnya.
Kepada penyidik, pelaku mengaku melakukan aksi kriminal dengan modus keuangan. Kendaraan yang mereka rampas dari korban dijual ke penadah berinisial M, yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO).
Pengalaman tak mengenakan dialami dua mahasiswi asal Sidoarjo berinisial ED, 23 tahun, dan HN, 22 tahun, saat hendak berburu sunrise di Bukit Premium, tempat wisata favorit di Kabupaten Pasuruan, Sabtu (3/5).
Mereka dipepet oleh dua pelaku begal saat melintas di Jalan Desa Ngembal, Tutur, tepatnya di depan tempat wisata Bakti Alam. Pelaku memaksa korban berhenti sambil mengacungkan senjata tajam celurit.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
