Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 April 2026 | 23.59 WIB

Tolak Upah Murah hingga Lindungi Pekerja Digital, Ini 21 Tuntutan Aksi May Day 2026 di Surabaya

Ilustrasi demo Hari Buruh Internasional di Surabaya. Ribuan buruh membawa 21 tuntutan pada aksi May Day 2026. (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Ilustrasi demo Hari Buruh Internasional di Surabaya. Ribuan buruh membawa 21 tuntutan pada aksi May Day 2026. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Bertepatan dengan peringatan hari buruh internasional (May Day) 2026, ribuan buruh akan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan 110, Surabaya, Jumat besok (1/5)

Kabar ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris DPW FSPMI Provinsi Jawa Timur, Nuruddin Hidayat. Ribuan massa tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia dan aliansi GASPER (Gerakan Serikat Pekerja).

"Kalau dari FSPMI sendiri ini sekitar 6.000 massa yang akan mengikuti demo Hari Buruh besok. Massa dari berbagai daerah di Jatim, ada Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, hingga Tuban," ujarnya, Kamis (30/4).

Nuruddin menyatakan aksi May Day merupakan agenda tahunan untuk menuntut realisasi komitmen pemerintah, agar tidak sekadar janji, melainkan diwujudkan dalam kebijakan konkret yang benar-benar berpihak kepada buruh.

Dalam aksi besok, buruh Jawa Timur membawa 21 tuntutan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Buruh menuntut penghapusan outsourcing, penolakan upah murah, hingga perlindungan pekerja digital.

Di tingkat daerah, buruh Jawa Timur mendesak realisasi komitmen pemerintah, mulai dari penyediaan rumah murah, pengawasan praktik outsourcing, penegakan UMK, hingga pembentukan satgas pencegahan PHK.

Berikut tuntutan nasional demo Hari Buruh di Surabaya, 1 Mei 2026:
1. Sahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB.
2. Hapus outsourcing dan tolak upah murah (HOSTUM).
3. Hentikan ancaman PHK akibat dampak perang global.
4. Reformasi sistem perpajakan dengan menghapus pajak atas THR, JHT, dan pensiun serta menaikkan PTKP.
5. Berantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.
6. Segera ratifikasi Konvensi ILO 190.
7. Berikan perlindungan bagi pekerja digital platform.
8. Tingkatkan standar keselamatan dan kesehatan kerja.
9. Jamin akses layanan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan pemberi kerja.
10. Potongan tarif ojol maksimal 10%.

Berikut tuntutan daerah (lokal) demo Hari Buruh 2026 di Surabaya:
Buruh Jawa Timur menuntut realisasi komitmen yang telah disepakati bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada demo Hari Buruh tahun lalu, 1 Mei 2025:
1. Rekomendasi kebijakan strategis kepada pemerintah pusat dan DPR RI terkait revisi dan pembentukan regulasi ketenagakerjaan.
2. Evaluasi sejumlah Surat Edaran Mahkamah Agung yang dinilai merugikan pekerja.
3. Penyediaan rumah murah dan rumah susun bagi buruh.
4. Penyusunan Peraturan Daerah tentang Sistem Jaminan Pesangon.
5. Pengawasan ketat terhadap praktik outsourcing.
6. Penegakan kebijakan UMK dan UMSK.
7. Pembentukan Satgas Pencegahan PHK.
8. Kewajiban kepesertaan aktif BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sebagai syarat perizinan usaha.
9. Pemberian sanksi bagi perusahaan yang tidak mendaftarkan pekerjanya ke BPJS.
10. Peningkatan akses pendidikan bagi anak buruh melalui jalur afirmasi.
11. Kajian pembebasan pajak kendaraan roda dua dan PBB untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

"Aksi May Day 2026 ini bentuk konsolidasi kekuatan buruh Jawa Timur untuk memperjuangkan keadilan sosial, kesejahteraan, serta kepastian hukum bagi seluruh pekerja," pungkas Nurudin. (*)

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore