
Petugas menemukan 9 bungkus "Bugatti" berisi kokain yang tersusun rapi dalam terpal abu-abu.
JawaPos.com - Sebanyak 22 kilogram kokain ditemukan 'terdampar' di Pantai Pasir Putih, Gili Genting, Sumenep. Temuan ini kini diselidiki Polda Jawa Timur, termasuk kemungkinan adanya jalur peredaran narkoba melalui laut.
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto menurutkan barang haram tersebut ditemukan oleh seorang berinisial D yang sedahg berwisata di Pantai Pasir Putih pada Senin (13/4) sekitar pukul 11.00 WIB.
"D ini melihat sejumlah bungkusan plastik merk "Bugatti" yang tersebar di sepanjang pantai. Merasa curiga, D melaporkan temuan itu kepada Bhabinkamtibmas Desa Karanganyar," tuturnya di rilis Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (16/4).
Sekitar pukul 16.15 WIB, Bripda Idul Sulaiman bersama empat personel Polsek Gili Genting langsung mendatangi TKP. Petugas menemukan 9 bungkus "Bugatti" berisi kokain yang tersusun rapi dalam terpal abu-abu.
Sebanyak 14 bungkus lain juga ditemukan tercecer di sekitar kawasan pantai. Secara keseluruhan, polisi mengamankan 23 bungkus dari lokasi. Kemasan tersebut diduga dirancang khusus agar tahan terhadap air laut.
Karena akses darat terbatas, barang bukti diangkut menggunakan perahu menuju Pelabuhan Bringsang. Dari sana, paket dibawa ke Pelabuhan Tanjung sebelum akhirnya tiba di Polres Sumenep.
"Hasil penimbangan (narkoba jenis kokain) menunjukkan berat bruto mencapai 27,803 kilogram. Namun, setelah dicek ulang berat bersihnya mencapai kisaran 22,22 kilogram," lanjutnya.
Irjen Pol Nanang memastikan temuan barang tersebut adalah kokain murni, bukan sabu seperti kasus sebelumnya, di mana pihak kepolisian mengamankan 52 kg sabu terdampar di pesisir Pulau Masalembu.
"Awalnya tim melakukan uji cepat menggunakan alat narcotest dan terindikasi positif narkotika. Namun, saya melihat ada keanehan karena bentuk dan cirinya tidak seperti sabu yang biasa kami temukan," ucap Irjen Pol Nanang.
"Oleh karena itu, saya langsung memimpin tim dari Dittipidnarkoba Polda Jatim berangkat ke Sumenep menggunakan helikopter untuk memastikan jenis barang haram tersebut," lanjutnya.
Dari segi nilai ekonomi, harga kokain di pasar gelap diperkirakan mencapai Rp 5 - 7 juta per gramnya. Apabila dihitung total, nilai dari 22 kilogram kokain yang diamankan ini bisa mencapai ratusan miliar rupiah.
"Mengingat barang bukti tersebar di beberapa titik dengan jarak yang berjauhan dan kemasannya ada yang sobek, kami menduga masih ada kemungkinan paket lain yang terbawa arus atau tenggelam," tutur Nanang.
Kapolda Jawa Timur juga telah mengerahkan personel Polairud untuk melakukan pencarian di sekitar titik temuan untuk memastikan tidak ada lagi bungkusan berisi narkoba kokain yang tersisa.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
