
Mohammad Yasin dan Sugeng Yulianto alias Klowor juga didakwa kasus pengusiran dan pengrusakan rumah Nenek Elina Widjajanti di Surabaya, Kamis (16/4). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Selain Samuel Ardi Kristanto sebagai terdakwa utama, perkara pengusiran dan perusakan rumah milik Nenek Elina Widjajanti di Surabaya turut menyeret dua orang yang disebut ikut membantu aksinya.
Mereka adalah Mohammad Yasin dan Sugeng Yulianto alias Klowor. Keduanya juga telah menjalani sidang perdana di Ruang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (15/4), dengan nomor perkara 602/Pid.B/2026/PN Sby.
Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ida Bagus Putu Widnyana mengatakan bahwa rencana pengusiran Nenek Elina dari rumahnya di Dukuh Kuwukan No.27, Sambikerep, sudah direncanakan sejak Juli 2025.
Aksi pengusiran dan pengrusakan rumah tersebut dilakukan atas permintaan Samuel Ardi Kristanto (dakwaan terpisah) yang mengklaim rumah yang ditempati Nenek Elina sebagai miliknya.
“Terdakwa Yasin melakukan pertemuan dengan Samuel, Ruth Yunnifer Florencia, Syafii. Dalam pertemuan tersebut, saksi Samuel meminta bantuan untuk membantu melakukan pengosongan rumah yang diakui sebagai milik saksi Samuel Ardi Kristanto,” tuturnya.
Untuk menjalankan rencana tersebut, Yasin mengumpulkan sejumlah orang dengan imbalan yang mencapai jutaan rupiah, meliputi fee pekerja lapangan, koordinator, hingga fee untuk dirinya sendiri.
Pada 4 Agustus 2025, rombongan sempat datang ke rumah korban. Kedatangan itu disebut untuk klarifikasi, namun pengosongan tidak dilakukan karena penghuni meminta penyelesaian lewat jalur hukum.
Kuasa hukum korban saat itu menegaskan bahwa pengosongan rumah seharusnya dilakukan melalui putusan pengadilan. Meski sudah diperingatkan, rencana pengusiran paksa tetap dilanjutkan beberapa hari kemudian.
“Pada tanggal 6 Agustus 2025, sekitar jam 09.00 WIB terdakwa Mohammad Yasin bersama dengan terdakwa Sugeng Yulianto, saksi Samuel Ardi Kristanto, Kholiq als Kholil dan Alfin (belum tertangkap) beserta beberapa orang datang kembali kerumah Elina Widjajanti,” imbuhnya.
Saat kejadian, korban masih berada di dalam rumah bersama anggota keluarga. Samuel meminta korban keluar, namun ditolak sehingga muncul ancaman akan mengangkat paksa korban jika tak menurutinya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
