
Ilustrasi juru parkir di Surabaya. Sebanyak 600 jukir dibekukan izinnya karena menolak digitalisasi. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Sebanyak 600 juru parkir (jukir) resmi terdaftar Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, dibekukan izin operasinya karena menolak program digitalisasi parkir yang digencarkan pemerintah daerah.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo mengatakan pembekuan izin jukir ini adalah langkah tegas pemerintah dalam menerapkan parkir digital di Kota Pahlawan.
Mereka tidak berkenan melakukan aktivasi ATM atau rekening Bank Jatim, yang nantinya digunakan untuk transaksi pembagian hasil antara juru parkir dengan Pemerintah Kota Surabaya.
“Kurang lebih ada 600 jukir, karena kami membutuhkan ATM atau rekening itu untuk pembagian, 60 persen pemerintah kota, 40 persennya jukir, kami nggak bisa memberikan secara tunai," tuturnya, Selasa (7/4).
Trio mengatakan ratusan jukir sebelumnya telah diperingatkan untuk mengaktifkan ATM dan rekening bank, namun diabaikan. Jika tetap tak merespons, mereka akan diganti dengan jukir baru ke depannya.
“Kami juga sudah memberikan tenggat waktu hingga tanggal 1 April, setelah kami tunggu, dengan seribu alasan, akhirnya kami bekukan, dan suratnya sudah kami tandatangani, dan sebarkan ke juru parkir,” imbuh Trio.
Bagi jukir yang ingin mempertahankan izin operasi diminta untuk segera mengaktifkan ATM dan rekening dengan datang ke Dishub Surabaya atau langsung ke kantor cabang Bank Jatim terdekat.
“Pemkot Surabaya menjalankan program digitalisasi parkir ini bukan karena pendapatan parkir, tetapi karena memang tuntutan warga Surabaya untuk transparansi parkir," tutur Trio Wahyu.
"Jadi ketika digitalisasi parkir ini nanti (berjalan) tidak ada saling tuduh, ini uang masuk ke jukir, ke Kartar (Karang Taruna), ke UPT Parkir atau Dinas Perhubungan, kita semua transparan,” ucapnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
