
Ilustrasi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com-Kebijakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) bekerja dari rumah (work from home/WFH) setiap Jumat mendapat dukungan DPRD Kota Surabaya.
Namun, kebijakan tersebut diingatkan agar tidak sekadar formalitas, melainkan memiliki target yang terukur dan berdampak nyata.
Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko menilai, penerapan WFH bisa menjadi langkah positif selama sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat serta memiliki arah yang jelas. “Pada prinsipnya kami mendukung WFH setiap Jumat karena inline dengan kebijakan pusat. Tapi implementasinya harus terukur, jelas tujuannya, dan tidak sekadar simbolis,” ujar politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe, Rabu (1/4).
Menurut dia, salah satu kunci keberhasilan kebijakan tersebut terletak pada sistem pengawasan. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diminta memiliki mekanisme monitoring yang ketat agar kinerja ASN tetap terjaga meski bekerja dari rumah. “WFH ini harus dibarengi sistem monitoring yang kuat di masing-masing perangkat daerah. Jadi kinerja tetap terkontrol, bukan hanya absensi yang dipindah ke rumah,” tegasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
