Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Maret 2026, 00.22 WIB

Damkar Surabaya Wanti-Wanti Warga yang Mudik: Cek Listrik dan Tabung LPG!

Ilustrasi petugas damkar sedang memadamkan kebakaran di wilayah Surabaya. (Dokumentasi CC 112 Surabaya) - Image

Ilustrasi petugas damkar sedang memadamkan kebakaran di wilayah Surabaya. (Dokumentasi CC 112 Surabaya)

JawaPos.com - Libur panjang Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) 2026 tinggal menghitung hari. Di momen ini, banyak masyarakat yang meninggalkan tanah rantau dan kembali ke kampung halaman alias mudik.

Namun, di tengah euforia mudik, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya Laksita Rini Sevriani mengingatkan risiko kebakaran, yang wajib diperhatikan dan tak boleh dianggap sepele.

Laksita menyampaikan berdasarkan evaluasi beberapa tahun terakhir, insiden kebakaran saat musim mudik sering terjadi akibat kelalaian pemilik rumah yang lupa mematikan instalasi listrik atau lupa melepas tabung LPG.

“Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh warga Surabaya untuk memastikan steker listrik dimatikan dan instalasi rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan mudik,” ucap Laksita, Senin (16/3).

Sebelum mudik ke kampung halaman, warga Surabaya diminta untuk memastikan rumah dalam kondisi benar-benar aman. Salah satu yang krusial adalah memastikan instalasi listrik tercabut dari sumber listrik.

“Stopkontak atau perangkat listrik yang tidak dipakai dicabut. Lampu yang dinyalakan cukup lampu teras saja, dan jika memungkinkan gunakan lampu otomatis yang menyala saat malam hari agar lebih aman,” lanjutnya.

Sebab dalam kondisi rumah kosong, berbagai hal tak terduga bisa terjadi, seperti gangguan dari hewan seperti tikus yang dapat merusak instalasi listrik. Selain itu, keamanan instalasi gas juga perlu diperhatikan.

Tabung LPG dianjurkan untuk dilepas sebelum mudik guna mencegah kebocoran gas yang bisa memicu kebakaran. Hal yang sama juga berlaku untuk jaringan gas rumah tangga seperti PGN yang sebaiknya dimatikan sementara.

“Kami berharap selama libur Lebaran tidak terjadi peristiwa yang membahayakan keselamatan. Rumah yang ditinggalkan tetap aman sehingga warga bisa berkumpul bersama keluarga tanpa rasa khawatir," ucap Laksita

Selama libur panjang Lebaran 2026, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya tetap siaga 24 jam. Petugas siap menangani berbagai kondisi darurat, seperti evakuasi dan penyelamatan. (*)

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore