Salat Tarawih perdana umat Muhammadiyah di Masjid Al Mufidah, Ketintang, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, Selasa malam (17/2). (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com-Pemerintah RI resmi menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan dilakukan melalui sidang isbat Kementerian Agama di Jakarta Pusat, Selasa (17/2).
Sementara Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan pada Rabu, 18 Februari. Artinya, umat Muhammadiyah sehari lebih dulu melaksanakan Salat Tarawih dan ibadah puasa.
Perbedaan penetapan awal Ramadhan ini bukan lah yang pertama kali terjadi. Pada 2024, pemerintah RI menetapkan 1 Ramadhan 1445 H pada 12 Maret 2024 melalui sidang isbat.
Sementara Muhammadiyah menetapkan awal puasa pada 11 Maret 2024. Kejadian ini menunjukkan bahwa perbedaan waktu bukan hal baru dalam menentukan Ramadhan.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Sukadiono, menanggapi perbedaan ini dengan santai. Ia menyebut perbedaan sudah lumrah jadi tak perlu dibesar-besarkan.
Ia bersyukur umat Muhammadiyah dan jemaah organisasi Islam lain di Indonesia bisa saling toleransi. "Kami sangat berharap warga Muhammadiyah bisa menjaga kesantunan," ucap Sukadiono, Selasa (17/2).
Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya itu juga mengimbau umat Muhammadiyah di Jawa Timur agar salat Tarawih perdana dilakukan dengan tertib. Imbauan ini tanpa menyinggung kelompok agama lain.
"Ya tentu kami menginformasi kepada warga Muhammadiyah untuk melakukan Salat Taraweh perdana dengan tertib, tanpa menyinggung kelompok lain, volume speakernya dibatasi, dan jangan show of force," imbuhnya.
Sukadiono juga mengungkapkan bahwa sekitar 8 juta umat Muhammadiyah di seluruh kabupaten/kota Jawa Timur mulai melaksanakan Salat Tarawih pada Selasa malam (17/2). Hal ini menunjukkan antusiasme tinggi umat Muhammadiyah di wilayah tersebut.
"Kalau warga Jatim, ada 8 jutaan umat Muhammadiyah yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Ya Insyaallah akan melakukan Salat Tarawih pada malam hari ini," beber Sukadiono.
Berdasarkan data internal, tercatat 5.400 masjid dan musala Muhammadiyah di Jawa Timur. Seluruh tempat ibadah tersebut akan digunakan umat Muhammadiyah untuk Salat Tarawih perdana.
Salah satunya Masjid Al Mufidah di Jalan Ketintang Nomor 45, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, tempat lebih dari 500 umat Muhammadiyah khusyuk salat Tarawih perdana Selasa malam.
"Jadi dengan maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk 1 Ramadhan kita akan datang tanggal 18 Februari 2026, jadi Rabu besok dan malam ini kita mulai melaksanakan Salat Tarawih," pungkas Sukadiono. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022