
Ilustrasi halter transjatim. (Istimewa)
JawaPos.com-Keluhan publik atas cara berkendara Transjatim di Kota Pudak terus mengalir dari pengguna jalan. Minggu (18/1) malam, pengendara mobil mendatangi Terminal Bunder untuk memberikan teguran kepada sopir karena bermanuver ekstrem.
Ernest Diandaru pada Minggu (18/1) malam, melaju dengan mobilnya di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo. Di dalamnya ada anak, istri, dan ibunya yang berusia 70 tahun.
"Ada kami video, berkendaranya zigzag dan manuvernya tiba-tiba. Ibu saya sampai lemas gemeteran dan teriak-teriak di dalam mobil karena dipepet," ucap Ernest.
Berdasar video yang beredar di media sosial, Transjatim itu mencoba mendahului mobil pribadi yang sedang melaju normal di lajur kanan. Namun terlihat bermanuver zigzag secara tiba-tiba.
Pengalaman Minggu (18/1) malam itu bukan kali pertama bagi Ernest. Tahun lalu, beberapa kali dia menemui manuver ugal-ugalan sopir Transjatim. Seperti 5 April lalu, sopir itu seketika mengambil lajur meski jarak cukup mepet.
Kemudian pada 6 Juli 2025, Ernest juga kembali mendapati sopir ugal-ugalan di Jalan Kartini. "Zigzag jalannya, dan itu manuvernya ekstrem meski jarak dengan mobil cukup dekat," jelas dia.
Ernest juga mengunggah pada media sosialnya bukti dirinya mengirim aduan ke hotline Trans Jatim. "Tidak ada respons, bahkan lewat sambungan telepon," kata dia.
Karena sudah berulangkali, Minggu (18/1) malam dia langsung menuju Terminal Bunder usai dipepet bus hijau itu. Dalam rekaman yang diunggahnya, sopir itu merespon dengan nada tinggi.
"Bahkan sopirnya bilang, apa nyenggol sampean. Sudah salah, ngeyel," keluh Ernest.
Tidak satu dua pengguna jalan mengadukan hal serupa usai insiden pelemparan batu oleh ASN. Pada Minggu (18/1), insiden kecelakaan juga terlihat Transjatim di jalur utara, yakni rute Gresik - Paciran. Informasi yang dihimpun dari warga sekitar, CCTV di dalam kendaraan mengalami kerusakan.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Gresik Suhartono mengatakan akan berkoordinasi dengan Dishub Jatim terkait aduan dari masyarakat.
Saat ditanya terkait target tiap sopir, Suhartono mengaku tidak mengetahui secara detil. Namun memang ada target terkait jarak tempuh. "Targetnya kilometer, bukan target setoran," ujar Suhartono.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Prediksi Skor Lecce vs Roma di Liga Italia: Misi I Giallorossi Curi 3 Poin di Stadio Via del Mare!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Celta Vigo vs Athletic Bilbao: Masih Tumpul, Los Leones Terancam Gagal Menang Lagi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG Karena Tak Penuhi SLHS, Ini Data Rinciannya
