Seorang ODGJ terpaksa diamankan petugas. Aksinya meresahkan warga di kawasan jalan Raya Setrohadi Kecamatan Duduksampeyan. (Ludry Prayoga/Jawa Pos).
JawaPos.com - Aksi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di kawasan jalan Raya Setrohadi Kecamatan Duduksampeyan bikin warga panik. Pasalnya, pria tersebut nekat melemparkan batu ke arah pengendara yang melintas. Ulah tersebut sempat memakan korban luka setelah terkena pecahan kaca.
Petugas Polsek Duduksampeyan pun terpaksa turun tangan dan melakukan pengamanan. Pria tersebut pun telah dievakuasi dari lokasi kejadian agar tidak membahayakan pengendara lainnya. "Sudah kami serahkan di Dinas Sosial. Untuk mendapatkan penanganan," ujar Kanit Reskrim Polsek Duduksampeyan Aipda Hari Wartono.
Hari menjelaskan bahwa ODGJ cukup sering terlihat di lokasi kejadian. Khususnya di area jembatan Setrohadi. "Namun baru kali ini sampai melakukan pelemparan batu ke kendaraan mobil,” jelasnya.
Korban lemparan pun mengalami luka robek kecil pada bagian pipi. Meski demikian, kaca mobil mengalami kerusakan cukup parah. Pada bagian kaca tampak lubang benturan berdiameter sekitar 2 hingga 3 sentimeter, dengan retakan menyebar hingga kurang lebih 20–30 sentimeter dari titik benturan. "Korban tidak menuntut proses hukum karena pelaku merupakan ODGJ,” ungkapnya.
Peristiwa tersebut dibenarkan Pekerja Sosial Ahli Muda Dinsos Gresik Alfi Arianto. Pihaknya menyampaikan bahwa saat masih melakukan koordinasi internal untuk menentukan langkah tindak lanjut penanganan. “Masih kami lakukan observasi dan asesmen awal. Jika memang dibutuhkan bisa kami rujuk ke RSJ Menur Surabaya,” paparnya.
Setidaknya, dalam setahun terakhir, pihaknya telah menangani 160 ODGJ. Pasca dilakukan perawatan, mayoritas pasien sudah dinyatakan membaik dan kemudian dikembalikan kepada keluarga. Selain berasal dari wilayah Kabupaten Gresik, penanganan ODGJ juga datang dari luar daerah. Seperti Lamongan, Kediri, hingga Jember.
"Pemulangan dilakukan dengan pendampingan dan edukasi kepada keluarga, sehingga setelah kembali ke lingkungan rumah, kondisi mereka tetap terpantau dan tidak kembali terlantar,” tandasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
