
Mekanik Bengkel di kawasan Semolowaru Surabaya mengecek motor yang dikeluhkan brebet usai isi pertalite. Pertamina pastikan mutu BBM sudah diuji sebelum didistribusikan. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Warga Kota Surabaya tengah dihebohkan dengan banyaknya keluhan sepeda motor yang tiba-tiba mati atau brebet. Penyebab pastinya belum jelas, namun dialami usai mengisi BBM jenis pertalite. Pertamina Patra Niaga pun angkat bicara.
Salah satu keluhan itu disampaikan Erik Nova Ardiyansyah, warga Dukuh Kupang. Ia mengaku motornya sudah tidak enak dipakai sejak dua minggu lalu. Namun, ia tidak ambil pusing saat itu mengenai penyebabnya.
"Brebetnya dari dua minggu lalu, setelah brebet ya masih isi bensin seperti biasa di Pertamina, saya pakai pertalite," tutur laki-laki berusia 20 tahun itu kepada JawaPos.com di bengkel kawasan Semolowaru, Selasa (28/10).
Puncaknya, sepeda motor Honda CB warna hitam milik Erik tak mau menyala. Sebagai pengguna pertalite, ia merasa kecewa dengan Pertamina. Ia harus merogoh kocek agar motornya kembali digunakan.
"Gimana lagi ya, kalau ditanya kecewa ya kecewa. Habisnya banyak, mbak. Lebih dari sejuta ini. Kalau saya sarankan mending pakai Pertamax Turbo saja setelah ini," imbuh mahasiswa berusia 20 tahun tersebut.
Keluhan senada juga dialami oleh Dewi, warga Surabaya berusia 42 tahun. Sepeda motor Honda Beat keluaran terbaru (2025) miliknya tiba-tiba mati atau brebet, tak lama setelah dirinya mengisi BBM Pertamax.
"Tiba-tiba brebet, mati, ini pertama kalinya seperti ini. Sepeda motor saya itu bisa nyala, tapi kalau gasnya dilepas langsung mati," tutur Dewi.
Ia bercerita bahwa selama ini, sepeda motor yang baru ia beli selalu diisi dengan bensin Pertamax. Ia pun mengaku keran mengapa motornya bisa brebet, padahal sebelumnya tak pernah seperti itu.
"Biasanya ngisi di SPBU daerah Manyar Kertoarjo, tapi yang tadi pagi ngisi di daerah Ngagel. Lalu motor mulai terasa brebet siang dan sore. Malam harinya, motor saya tiba-tiba mati begitu saja," imbuhnya.
Terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi memastikan bahwa seluruh proses distribusi BBM sudah sesuai SOP.
"Setiap tahapan distribusi dilakukan sesuai standar yang ditetapkan untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga. Prioritas utama kami adalah menjamin keamanan suplai," tutur Ahad saat dikonfirmasi.
Termasuk pemeriksaan mutu produk melalui pengujian laboratorium, sebelum BBM disalurkan kepada masyarakat.
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus berkomitmen menjaga kualitas produk BBM yang diterima masyarakat.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
