
Potret bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com-Pondok Pesantren Al Khoziny angkat bicara tentang wacana pembangunan ulang bangunan yang ambruk menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Wacana ini menimbulkan kontroversi di publik.
Banyak pihak yang mempertanyakan urgensi, mengingat bangunan empat lantai yang tiba-tiba ambruk itu diduga kuat karena kegagalan konstruksi, bukan bencana alam.
"Perlu kami tegaskan bahwa pihak pondok pesantren tidak pernah mengajukan proposal pembangunan Ponpes Al Khoziny (agar didanai APBN)," tutur Ketua Alumni Ponpes Al Khoziny Zainal Abidin, Minggu (19/10).
Kalaupun pemerintah merasa perlu hadir dalam proses pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny, lanjut Zainal selaku juru bicara ponpes, pihaknya dengan senang hati akan menerima niat baik pemerintah.
"Misalnya dalam set plan-nya, dalam memberikan rancangan konstruksi sesuai dengan standar nasional akan kita terima. Tapi sekali lagi kami belum pernah membuat proposal itu," lanjut Zainal Abidin.
Namun, Zainal menegaskan pihak Ponpes Al Khoziny tidak menggantungkan pembangunan ulang pada dana APBN. Para alumni yang tersebar di berbagai daerah siap membantu menghimpun dana secara mandiri.
"Alumni-alumni kita tidak hanya ada di Indonesia, tapi di sekian banyak negara. Insyaallah kami akan menggerakkan para alumni untuk berdonasi dalam rangka membangun kembali pesantren kita," tutur Zainal.
Ketika ditanya mengenai rumor yang beredar masyarakat bahwa pemerintah pilih kasih terhadap Ponpes Al Khoziny, Zainal enggan ambil pusing. Dia kembali menegaskan bahwa pihaknya tak mengirim proposal.
"Bagaimana pilih kasih, wong kita sendiri belum pernah mengajukan proposal kepada pemerintah. Tapi kalau pemerintah hadir, membantu rancangan konstruksi, itu sangat kami harapkan, karena bagaimana pun, kita juga ingin menampilkan pondok ini sesuai dengan aturan-aturan yang ada," tandas Zainal Abidin.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mengatakan pemerintah akan melakukan pembangunan ulang terhadap gedung Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny menggunakan APBN dari pos Kementerian PU.
"Insya Allah cuma dari APBN ya," tutur Dody di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan pada awal Oktober 2025.
Namun, dia tak menutup kemungkinan bahwa pembangunan ponpes yang ambruk juga menggandeng pihak swasta.
"Tidak menuntut kemudian, nanti kalau ada bantuan dari swasta, kita pasti akan lakukan. Cuma sementara waktu dari APBN," ucap Dody.
Kronologi Singkat
Bangunan empat lantai yang difungsikan sebagai musala di area Pondok Pesantren Al Khoziny, tiba-tiba ambruk pada Senin (29/9) sekitar pukul 15.35 WIB.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022