
Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Iwan Saktiadi (tengah) menyampaikan keterangan kepada awak media. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Iwan Saktiadi memastikan sopir bus pariwisata yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Bromo, dalam kondisi sehat dan negatif narkoba.
Berkas administrasi yang dimiliki sang supir, Al Bahri, 60 tahun, warga Sumbersari, Kabupaten Jember, juga lengkap. STNK aktif. Surat Izin Mengemudi (SIM) pun aktif sesuai jenis kendaraan yang dikemudikan.
"Dari hasil pengecekan, STNK dan SIM pengemudi aktif dan sesuai dengan klasifikasi, di mana membawa kendaraan yang membawa penumpang atau bus umum," ujar Kombes Pol Iwan di Mapolda Jatim, Selasa (16/9).
Kemudian dari hasil pengecekan kondisi kelayakan jalan dan administrasi, bus pariwisata dengan nomor polisi P 7221 UG tersebut dinyatakan laik jalan dan uji berkala (KIR) yang masih berlaku.
Melansir dari laman resmi mitradarat.dephub.go.id, izin angkutN bus pariwisata IND'S 88 Trans yang terlibat kecelakaan di Jalur Bromo, Masih berlaku sampai 3 Oktober 2025.
Begitu pula dengan uji berkala (KIR), bus ini terakhir kali diuji di Dishub Jember dengan status lulus dan masa berlaku hingga 4 Maret 2026. Jika uji KIR dilakukan setiap 6 bulan, maka uji berkala sebelumnya adalah September 2025.
"Kemudian kami juga lakukan tes pengaruh narkoba atau obat-obatan kepada pengembudi, hasilnya tidak didapati atau nihil. Artinya pengembudi ini (Al Bahri) dalam kondisi sadar dan sehat," imbuhnya.
Kecelakaan bermula saat bus yang membawa rombongan nakes RS Bina Sehat Jember, diduga mengalami rem blong saat melaju di turunan Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Minggu (14/9) pukul 11.30 WIB.
Sesampainya di TKP, pada kondisi jalan yang menurun dan menikung ke kiri, bus diduga mengalami gagal fungsi rem, sehingga laju kendaraan tetap ke kanan, hingga akhirnya berhenti setelah menabrak pembatas jalan.
Akibat insiden tragis tersebut, dari total 52 penumpang, 8 penumpang dinyatakan meninggal dunia, sementara 44 penumpang lainnya mengalami luka-luka, baik luka ringan maupun luka berat.
"Jika ditanyakan potensi tersangka, saya katakan ini hasil penyelidikan awal. Hasil olah TKP yang kami dapati nantinya akan kami gunakan untuk mengkonstruksikan proses penyelidikan dan menentukan siapa tersangkanya," tukas Kombes Pol Iwan.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
