
Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto menjelaskan penangkapan 89 orang yang diduga terlibat pembakaran Gedung Negara Grahadi dan Polsek Tegalsari Surabaya. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sebanyak 89 orang yang diduga menjadi pelaku pembakaran Gedung Negara Grahadi dan Polsek Tegalsari, Surabaya, pada aksi demonstrasi Sabtu (30/8) lalu, telah diamankan jajaran Polda Jawa Timur.
Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto mengkonfirmasi hal itu. Ia mengatakan, hingga kini pihaknya masih terus mengembangkan siapa saja yang terlibat dalam aksi anarkistis tersebut.
"Betul, polisi telah menangkap 89 pelaku pembakaran gedung Grahadi dan Polsek Tegalsari. Saat ini masih kita kembangkan, nanti akan kita update terus," ujar Irjen Pol Nanang di Mapolda Jatim, Selasa (2/9).
Menurut dia, menyampaikan pendapat di muka umum diperbolehkan dan merupakan hak setiap warga negara yang dilindungi UUD 1945.
Namun, jangan sampai aktivitas penyampaian pendapat itu berlanjut merusak fasilitas umum maupun membahayakan masyarakat sipil di sekitar.
Polda Jatim menegaskan komitmennya menjaga keselamatan masyarakat, baik jiwa, raga, maupun harta benda. Apabila demonstrasi berujung anarkis, polisi tak segan melakukan tindakan tegas dan terukur.
"Sudah kami perintahkan ke semua jajaran agar melakukan tindakan tegas dan terukur apabila ada yang anarkis. Mudah-mudahan tidak lagi terjadi. Mari kita jaga Jawa Timur agar tetap kondusif," imbuhnya.
Penangkapan 89 pelaku pembakaran Gedung Negara Grahadi dan Polsek Tegalsari diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak, agar menyampaikan pendapat dengan cara damai dan tanpa kekerasan.
"Agar dibuat pembelajaran. Silakan menyampaikan pendapat, tetapi dengan cara yang damai, cara yang elok, cara yang santun, bukan dengan cara yang provokatif," lanjut Nanang.
Sebelumnya, Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Jules Abraham Abast mengatakan aksi demonstrasi yang berujung ricuh terjadi di enam kabupaten/kota.
Yakni Surabaya, Kabupaten Malang, Kota Malang, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, dan Sidoarjo.
Dari aksi-aksi yang terjadi di enam daerah tersebut, Polda Jatim dan jajaran Polres mengamankan total 580 orang.
Dengan rincian 89 orang diproses hukum, 12 orang proses pemeriksaan, dan 479 orang telah dipulangkan.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
