Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 September 2025 | 03.47 WIB

Kata Emil Dardak Soal Kantor Wagub Jatim yang Hancur Akibat Dibakar dan Dijarah Massa

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak sedang mengecek ruangannya yang habis dilalap si jago merah akibat kerusuhan yang terjadi di Surabaya. (Istimewa) - Image

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak sedang mengecek ruangannya yang habis dilalap si jago merah akibat kerusuhan yang terjadi di Surabaya. (Istimewa)

JawaPos.com - Ribuan massa pengunjuk rasa membakar sejumlah fasilitas di kompleks Gedung Negara Grahadi, Sabtu malam (30/8). Kantor Wakil Gubernur Jawa Timur, gudang, dan kantor Biro Umum Pemprov Jatim jadi sasaran amuk.

Hingga Senin (1/9) aparat TNI dan Polri memperketat penjagaan objek vital tersebut. Apalagi ada kabar demo susulan di lokasi yang sama.

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa itu. Bangunan sisi barat Grahadi yang menampung ruang kerjanya serta pos media habis terbakar.

“Di tempat ini koordinasi, perumusan kebijakan, dan pelayanan masyarakat selama ini berjalan,” ujarnya dikutip Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Senin (1/9).

Emil mengaku lebih prihatin karena fasilitas publik ikut rusak. Bahkan, ada koleksi museum di Kediri yang dijarah massa. “Kami akan bekerja intensif memulihkan situasi demi masyarakat,” katanya.

Emil juga meminta doa agar jajaran pemprov bisa kembali fokus melayani warga.

“Dengan semangat introspeksi, kami berkomitmen bekerja lebih baik ke depan,” paparnya.

Polisi Buru Pelaku

Terbakarnya sisi barat Gedung Negara Grahadi, Surabaya saat aksi demonstrasi Sabtu malam (30/8), disayangkan oleh banyak pihak.

Tidak sedikit yang menyalahkan massa dalam insiden ini.

Namun, di tengah tudingan tersebut, beredar luas di media sosial, seorang oknum beratribut ojek online, dengan sepatu necis (Adidas Terrex) dan helm fullface, yang diduga sebagai pelaku pembakaran cagar budaya.

Menanggapi hal ini, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto mengatakan, terbakarnya gedung Grahadi terjadi karena tindakan anarkis yang dilakukan sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab.

Saat itu, oknum melemparkan bom molotov ke sisi barat Gedung Negara Grahadi, yang menyebabkan ruang kerja Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, ruang biro protokol, biro umum dan ruang kerja awak media, terbakar.

"Atas kejadian (pembakaran Grahadi), tentunya ini ada indikasi tindakan melanggar hukum, yaitu mereka telah melakukan dengan sengaja membakar gedung tersebut," ujar AKBP Edy di Surabaya, Senin (1/9).

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore