Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Agustus 2025 | 20.02 WIB

Viral di Medsos, PKL di Karang Menjangan Surabaya Akui Sering Dimintai Dagangan Gratis oleh Oknum Satpol PP

Gerobak pedagang kaki lima milik ibu-ibu lansia di Jalan Karang Menjangan, yang viral di media sosial. (Novia Herawati/JawaPos.com) - Image

Gerobak pedagang kaki lima milik ibu-ibu lansia di Jalan Karang Menjangan, yang viral di media sosial. (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - Beredar luas di media sosial, seorang pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Karang Menjangan, Surabaya mengaku kerap dipalak untuk memberikan makanan kepada oknum Satpol PP.

Pengakuan tersebut direkam oleh warganet dan viral di dunia maya. Salah satunya diunggah ulang oleh akun Instagram @surabaya.terkini. Akun dengan 761 ribu pengikut itu membagikan video percakapan.

"Seorang lansia (perempuan) penjual makanan di Jalan Karang Menjangan, Surabaya, mengaku kerap diminta memberi dagangan secara gratis oleh oknum Satpol PP," tulis akun Instagram @surabaya.terkini, dikutip Jumat (29/8).

Menurut penuturan pedagang, setiap pagi pedagang kecil kerap diminta memberikan sesuatu agar lapaknya tidak dibubarkan. Situasi ini membuat mereka tertekan, sebab dagangan berkurang tanpa mendapat bayaran.

"Warga sekitar menyayangkan tindakan yang diduga dilakukan aparat penertiban itu. Hingga kini, pihak Satpol PP belum memberikan klarifikasi terkait dugaan praktik pungutan liar tersebut," imbuhnya.

JawaPos.com kemudian mendatangi Jalan Karang Menjangan pada Jumat pagi (29/8) untuk menemui ibu-ibu pedagang, yang viral di media sosial.

Dari pantauan JawaPos.com, suasana Jalan Karang Menjangan ramai lancar. Banyak pedagang kaki lima yang berjualan di bahu jalan, mulai dari minuman, bahan makanan, makanan kekinian, hingga makanan berat.

Terlihat sejumlah petugas Satpol PP juga berjaga di sana. Beberapa tampak akrab bercengkrama dan berbaur dengan pedagang. JawaPos.com bertanya kepada pedagang di sana terkait pedagang lansia yang viral.

Pedagang lansia yang viral diketahui berjualan makanan. Saat ditemui JawaPos.com, lapaknya tampak bersih dan rapi. Tidak ada dagangan, bahkan keberadaan pedagang tersebut tidak diketahui (sudah pulang).

Namun, dua pedagang lain terlihat datang. Salah satunya menegaskan bahwa persoalan sudah selesai. "Sudah ada pertemuan, tidak perlu diungkit lagi," ujar pedagang itu kepada JawaPos.com, Jumat (28/8).

JawaPos.com sudah meminta konfirmasi kepada Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini, namun hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore