Pengguna jalan di Surabaya hening sejenak, serentak hormat bendera di Bundaran Taman Pelangi. (Juliana Christy/Jawa Pos)
JawaPos.com-Jalanan Surabaya yang biasanya ramai dengan deru kendaraan mendadak hening pada Minggu (17/8) pagi. Tepat pukul 10.15 WIB, seluruh pengguna jalan diminta berhenti sejenak. Dalam suasana penuh khidmat, mereka berdiri tegak untuk menghormati Sang Merah Putih.
Selama lima menit, suasana lalu lintas di beberapa titik utama Surabaya berubah menjadi ruang penghormatan. Lagu Indonesia Raya berkumandang, pengendara motor menepi, pengemudi mobil turun dari kendaraan, bahkan pejalan kaki ikut berdiri tegap sambil memberikan hormat.
Di Surabaya, kegiatan dipusatkan di Simpang Dolog dan GT Warugunung. Sejumlah personel kepolisian dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim bersama jajaran Satlantas setempat turut mengatur arus kendaraan dan memastikan penghormatan berlangsung tertib.
’’Pagi ini kita melaksanakan penghormatan bendera selama lima menit oleh para pengguna jalan. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh jajaran Satlantas Jawa Timur,” ujar Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Jatim AKBP Edith Yuswo Widodo.
Menurut Edith, lebih dari 100 personel kepolisian diterjunkan di lapangan. Momentum ini menjadi simbol penghormatan terhadap bendera sekaligus pengingat bagi masyarakat untuk menjaga semangat nasionalisme. ’’Kami berharap, sesuai dengan tema HUT ke-80 RI, rakyat semakin sejahtera, kita berdaulat, dan Indonesia terus maju,” tambahnya.
Salah seorang pengendara, Annisa, mengaku terharu mengikuti momen ini. Ia berhenti di sekitar Bundaran Taman Pelangi, di mana empat bendera Merah Putih berkibar gagah di tengah bundaran. “Rasanya merinding. Lima menit berhenti di jalanan, semua orang kompak hormat bendera. Apalagi melihat empat bendera besar berkibar di Taman Pelangi, bikin bangga sebagai warga Indonesia,” ujarnya.
Meski singkat, momen penghormatan bendera di jalan raya meninggalkan kesan mendalam. Jalanan yang biasanya hiruk pikuk berubah menjadi ruang hening penuh makna, seolah mengikat kembali rasa persatuan di tengah perbedaan. (*)

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
