
Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas XXI Surabaya, Prapti Wardani memastikan tak ada murid yang kabur atau mengundurkan diri, Kamis (14/8). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Tepat satu bulan Sekolah Rakyat berjalan, Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) XXI Surabaya, Prapti Wardani memastikan tidak ada murid yang mundur maupun kabur.
"Alhamdulillah di sini ndak ada (yang kabur), mudah-mudahan tidak ada yang mundur," tutur Prapti ketika ditemui JawaPos.com di Asrama siswa SRMA XXI di Kampus Lidah Wetan Universitas Negeri Surabaya, Kamis (14/8).
Sebagai informasi, 63 Sekolah Rakyat resmi diluncurkan serentak pada Senin (14/7). Salah satunya SRMA XXI Surabaya yang memiliki 100 murid pada angkatan pertamanya. Mereka berasal dari desil 1 keluarga miskin.
Di SRMA XXI Surabaya, lanjut Prapti, keamanannya cukup ketat sehingga tidak ada murid yang kabur. "Di sini ketat, ada security dari Unesa, SR juga ada security, jadi berlapis," sambungnya.
Meskipun tidak ada murid yang mundur, Prapti mengatakan bahwa beberapa murid SRMA XXI Surabaya mengalami kesulitan beradaptasi. Bahkan pada minggu-minggu pertama, tidak sedikit yang minta ketemu keluarga.
"Minggu pertama berat ya, mereka (murid Sekolah Rakyat) mengalami homesick, karena adaptasi yang tadinya tidak asrama (sekarang tinggal di asrama Sekolah Rakyat)," ucap Prapti Wardani.
Menangani hal tersebut, pihak sekolah aktif memberikan pendampingan, termasuk mendatangkan konselor dari puskesmas terdekat. Hingga kini, kegiatan konseling murid telah berjalan tiga kali.
Sementata terkait tenaga pendidik, Prapti juga menyampaikan bahwa susunan guru di SRMA XXI Surabaya sudah cukup lengkap dan tidak ada yang mengundurkan diri. Hanya saja, mereka kekurangan guru agama Kristen.
"Yang kekurangan, saya sudah mengajukan, ya, menunggu acc saja. Mengajukannya langsung ke Menteri Sosial, ada fasilitas di grup (sosial media WhatsApp) untuk membuat surat permohonan," tukas Prapti.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
