Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Agustus 2025 | 00.11 WIB

KMP Gili Iyang Kebakaran saat Berlayar ke Pulau Bawean Gresik, Tak Ada Korban Jiwa, tapi Sebagian Barang Penumpang Ludes

KMP Gili Iyang tiba di pelabuhan Gresik sekitar pukul 9.00 WIB, Kamis (14/8). Kapal berpenumpang 220 orang itu mengalami kebakaran saat berada di perairan Karang Jamuang. (Ludry Prayoga/Jawa Pos) - Image

KMP Gili Iyang tiba di pelabuhan Gresik sekitar pukul 9.00 WIB, Kamis (14/8). Kapal berpenumpang 220 orang itu mengalami kebakaran saat berada di perairan Karang Jamuang. (Ludry Prayoga/Jawa Pos)

JawaPos.com - Para penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Gili Iyang dibuat panik saat kapal yang mereka tumpangi menuju Pulau Bawean Gresik mengalami kebakaran tadi malam, Rabu (13/8).

Demi keselamatan, perjalanan pun terpaksa ditunda lantaran kapal harus kembali ke pelabuhan Gresik. 

Peristiwa kebakaran itu diketahui terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Meski begitu, kebakaran sempat membuat 220 penumpang KMP Gili Iyang panik lantaran mereka harus mengenakan rompi pelampung keselamatan. 

Kuat dugaan, kapal mengalami korsleting listrik hingga terjadi kebakaran di bagian bawah. Tepatnya pada bagian penerangan car deck.

"Petugas langsung memadamkan api. Sudah berlayar sekitar 1,5 jam, memasuki wilayah perairan di perairan Karang Jamuang," ujar Nakhoda KMP Gili Iyang Supriyadi.

Padahal, kapal milik PT. ASDP Indonesia Ferry tersebut baru saja dilakukan perbaikan atau docking tahunan pada Juli lalu.

Namun, peristiwa tersebut membuat kapal mengalami kerusakan elektrik dan gangguan navigasi. "Demi keselamatan, perjalanan ditunda dan kembali ke Gresik," ujarnya.

Kapal kembali ke pelabuhan Gresik dengan selamat sekitar pukul 09.00 WIB. Meski cukup dramatis, proses evakuasi berjalan lancar.

Dua unit kapal tunda Kaya Negara dan Krisna dikerahkan untuk menarik KMP Gili Iyang menuju lokasi evakuasi.

"Sempat panik, apalagi kondisi deck cukup panas saat kebakaran. Para penumpang juga berebut pelampung," ujar Nur Zalva Itsnaini.

Warga Desa Daun Kecamatan Sangkapura Kabupaten Gresik itu mengaku hanya bisa berdoa, sembari menunggu kapal evakuasi datang.

Beruntung, kepanikan mulai mereda saat api berhasil dipadamkan. "Ada beberapa barang penumpang yang ikut hangus terbakar. Tapi yang penting semuanya selamat," tandas perempuan 27 tahun itu. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore