
Empat kandidat bersiap mengikuti proses seleksi kompetensi jabatan Sekda Kota Surabaya, Jumat (1/8). (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya periode 2025-2030 masih berlangsung. Setelah diumumkan empat kandidat lolos seleksi administrasi, mereka kini saling adu gagasan di tahap uji kompetensi jabatan.
Empat kandidat tersebut adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya Dedik Irianto, lalu ada Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya Eddy Christijanto.
Kemudian Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya Lilik Arijanto dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Surabaya Rachmad Basari.
Proses uji kompetensi jabatan (assessment center) posisi Sekda Kota Surabaya dilaksanakan di Ruang Sidang Wali Kota Surabaya, Jumat (1/8). Empat kandidat memaparkan gagasan masing-masing.
Paparan pertama disampaikan oleh kandidat Dedik Irianto. Ia memaparkan Peran Strategis Sekretaris Daerah dalam Mewujudkan Sinergitas yang Kuat dan Komprehensif dalam Pembangunan Partisipasi untuk Menuju Surabaya Kota Dunia.
Selanjutnya Rachmad Basari, yang memaparkan tentang Penguatan Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat melalui Kolaborasi Multi-Stakeholder dan Optimalisasi Sumber Daya Daerah.
Kandidat ketiga, Lilik Arijanto memaparkan Kolaborasi Erat dan Sinergi Kuat Bersama Pemangku Kepentingan Mengawal Transformasi Kota Surabaya Menuju Kota Dunia yang Maju, Humanis, dan Berkelanjutan.
Kandidat terakhir, Eddy Christijanto melakukan paparan tentang Strategi Koki Birokrasi, yakni Akselerasi Transformasi Surabaya sebagai Global Smart City yang Maju, Humanis, dan Berkelanjutan.
Usai pemaparan gagasan, lima panitia seleksi (Pansel) mengajukan pertanyaan guna mendalami visi misi, kepemimpinan, manajemen organisasi, kolaborasi, tantangan, serta integritas masing-masing kandidat.
Ketua Pansel, Prof. Fendy Suhariadi mengatakan bahwa hasil dari tahap seleksi kompetensi jabatan akan disampaikan kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Sebagai informasi, Eri berhalangan hadir secara langsung karena menghadiri Kongres PDI Perjuangan di Bali.
"Setiap calon memiliki kelebihan dan kekurangan yang berimbang. Mereka semua bagus karena sudah melewati proses panjang, mendaftar sendiri, dan merupakan kepala OPD yang ahli di bidangnya masing-masing," ujar Prof. Fendy, Jumat (1/8).
Koordinator Program Studi S3 Pengembangan SDM Sekolah Pasca Sarjana Universitas Airlangga tersebut menambahkan, poin utama dalam penilaian kali ini adalah kesesuaian visi misi calon dengan visi Wali Kota Eri.
"Calon Sekda akan menjadi orkestrator Pak Wali untuk mengadministrasikan dan mengkolaborasikan semua OPD. Tugas kami sebagai pansel selesai setelah menyerahkan hasil keempat calon ini," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Pansel, Indah Wahyuni menilai bahwa kompetensi, pendidikan, dan rekam jejak keempat kandidat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya berkualitas dan memenuhi syarat.
"Kemampuan mereka juga berimbang. Mereka adalah talenta-talenta terbaik dari Kota Surabaya. Siapapun yang terpilih nantinya, semoga itu yang terbaik untuk Surabaya,” tukas Kepala Bagian Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur tersebut.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
