
Kadispendik Kota Surabaya Yusuf Masruh. Dispendik Surabaya akan memberikan seragam gratis kepada siswa dari keluarga kurang mampu setelah MPLS. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) sedang menyiapkan seragam gratis untuk siswa-siswi dari keluarga miskin (gamis). Seragam akan diberikan setelah MPLS.
"Data sudah dikumpulkan dan diharapkan setelah MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah), sekitar bulan Agustus 2025, semua siswa sudah mengenakan seragam baru,” ujar Kadispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruh, Minggu (13/7).
Sebagai informasi, pelaksanaan PLS SD-SMP negeri di Surabaya akan berlangsung selama 5 hari, mulai Senin (14/7) hingga Jumat (18/7). Dengan dimulainya MPLS, maka kuota SD-SMP negeri di Surabaya tidak akan menambah.
Yusuf menuturkan mekanisme penerimaan siswa baru (SPMB) sudah diatur secara ketat oleh pemerintah pusat. Setiap satuan pendidikan wajib mengikuti batas kuota penerimaan (pagu) yang telah ditetapkan.
"Jika ada sekolah yang menerima siswa melebihi jumlah kuota yang ditetapkan, maka secara otomatis terkunci, tidak bisa dimasukkan ke sistem. Bahkan berdampak pada pencatatan data dan keabsahan ijazah," imbuhnya.
Maka dari itu, Yusuf mengimbau para orang tua untuk tidak mudah percaya pada janji-janji yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. "Kualitas sekolah negeri maupun swasta sama baiknya,” seru Yusuf.
Dalam kesempatan yang sama, Yusuf mengatakan Dispendik telah melakukan persiapan pra-MPLS pada Jumat (11/7) lalu. MPLS akan dilaksanakan selama lima hari dalam satu minggu.
“(MPLS) mencakup pembentukan karakter, pengenalan lingkungan sekolah, dan pengenalan bidang studi pembelajaran. Siswa juga akan diajak untuk berinteraksi dan menunjukkan karakter di lingkungan baru mereka," ucapnya.
Ia berharap semua siswa dapat mengikuti MPLS sesuai harapan. Para orang tua juga diharapkan dapat mendampingi putra-putrinya selama MPLS, khususnya bagi anak-anak SD yang baru masuk sekolah.
"Luangkan waktu untuk mendampingi putra-putri di sekolah. Setelah mereka beradaptasi, orang tua dapat mempercayakan kepada para guru. Orang tua perlu mengetahui jadwal anak-anak pulang sekolah agar dapat melanjutkan pengawasan di rumah,” tukas Yusuf.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
