Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Juni 2025 | 06.55 WIB

Marak Kasus Tenggelam, BPBD Jatim Wajibkan Tempat Wisata Sediakan Tim Penolong dan Medis

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto. - Image

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto.

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyoroti keselamatan wisatawan di berbagai destinasi wisata alam, terutama kawasan perairan. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, pemprov mewajibkan setiap tempat wisata untuk menyiagakan tim penolong dan petugas medis guna mengantisipasi kecelakaan yang mengancam nyawa.

Imbauan ini dikeluarkan menyusul meningkatnya kasus wisatawan tenggelam selama enam bulan terakhir. Berdasarkan catatan BPBD Jatim, dari Januari hingga Juni 2025, tercatat sudah ada 21 korban jiwa akibat tenggelam atau terseret ombak di sejumlah destinasi wisata, khususnya di kawasan pantai selatan.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto mengungkapkan bahwa sebagian besar insiden terjadi di daerah pesisir seperti Pacitan, Malang, Jember, dan Banyuwangi. Selain karena kurangnya kewaspadaan pengunjung, ia menilai kelengkapan sarana keselamatan di lokasi wisata juga masih minim.

“Kami sudah melakukan evaluasi dan mendapati bahwa banyak tempat wisata belum memenuhi standar keamanan. Tidak ada tim penyelamat atau petugas medis yang bersiaga. Ketika terjadi insiden, mereka panik karena tak punya sistem penanganan,” ujar Gatot, dikutip dari Jawa Pos Radar Surabaya, Sabtu (28/6).

Menurutnya, pengelola wisata seharusnya tidak hanya fokus pada aspek estetika atau kenyamanan, namun juga perlu memastikan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat. Terlebih, wisata alam seperti pantai, air terjun, dan sungai memiliki risiko tinggi, apalagi saat musim liburan.

Gatot menambahkan, imbauan ini sekaligus menjadi peringatan menjelang puncak musim kunjungan wisata saat libur sekolah. Ia meminta pengelola tempat wisata untuk melakukan persiapan maksimal, termasuk pemantauan cuaca secara berkala agar dapat memberikan informasi akurat kepada pengunjung.

“Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mengandalkan petugas. Keselamatan diri adalah tanggung jawab bersama. Selalu perhatikan rambu peringatan, ikuti imbauan petugas, dan jangan nekat berenang di zona berbahaya,” tukasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore