Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Juni 2025 | 02.58 WIB

Gagal Masuk Sekolah Negeri di SPMB 2025? Tak Usah Cemas, Tersedia 72.841 Kuota Beasiswa di Sekolah Swasta Jatim

Wamendikdasmen Atip Latipulhayat meninjau pelaksanaan SPMB 2025 di SMAN 1 Surabaya, pastikan proses seleksi berjalan transparan tanpa praktik jalur titipan. (Andy Satria/Radar Surabaya)

JawaPos.com-Calon siswa tak perlu khawatir tidak bisa melanjutkan sekolah ketika gagal masuk sekolah negeri pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025. Ada 72.841 kuota beasiswa untuk bersekolah di sekolah swasta jenjang SMA sederajat di Jawa Timur.

Tahun ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 telah menginstruksikan pemerintah daerah (pemda) melibatkan sekolah swasta dalam proses penerimaan siswa baru. Hal ini guna menjamin seluruh anak bisa bersekolah.

Diakui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, kuota yang sudah disiapkan untuk sekolah negeri memang terbatas jumlanya. Untuk jenjang SMA saja misalnya, daya tampung hanya sekitar 290 ribu. Padahal, lulusan SMP bisa mencapai 653 ribu lebih. Artinya, masih ada sekitar 50 persen siswa yang tidak diterima di satuan pendidikan negeri.

Oleh karenanya, pihaknya menjalin kerja sama dengan seluruh sekolah swasta yang ada di semua kabupaten/kota di Jawa Timur. Dari situ, swasta berkomitmen menampung bahkan memberikan bantuan pembiayaan bagi siswa tidak mampu untuk sekolah di tempatnya.

“Sekolah proaktif memberikan beasiswa. Jumlahnya sekitar 72 ribu,” ungkapnya saat menemani Wamendikdasmen Atip Latipulhayat dan Dirjen PAUD Dikdasmen Gogot Suharwoto meninjau pelaksanaan SPMB di sejumlah sekolah di Surabaya. Selain ke sekolah-sekolah, tim pengawasan juga mengunjungi Kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk mengecek kesiapan pelaksanaan SPMB 2025 di tahap selanjutnaya. Termasuk, efektivitas dari help desk yang dibuat.

Bantuan pendidikan ini diberikan dalam bentuk beasiswa penuh dan beasiswa biaya pendidikan terjangkau. Adapun total kuota ini tersebar di 1.156 lembaga dari 2.936 lembaga swasta di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Program ini menjadi bagian dari komitmen bersama agar tidak ada anak di Jawa Timur yang putus sekolah. “Jadi tidak ada alasan lagi kalau tidak masuk negeri mereka akhirnya tidak bersekolah, tidak,” tegasnya.

Nantinya, nama-nama sekolah swasta tersebut akan diumumkan secara resmi di laman Dinas Pendidikan Jawa Timur. Termasuk, rinciannya mana yang membuka beasiswa penuh dan beasiswa biaya pendidikan terjangkau.

Wamendikdasmen Atip mengapresiasi langkah tersebut. Terlebih, inisiasi beasiswa ini justru datang dari pihak sekolah.

Menurutnya, pelibatan sekolah swasta sudah diatur secara resmi dalam Permendikdasmen 3/2025, yang kemudian ditindaklanjuti dengan dikeluarkannya juknis oleh masing-masing pemerintah daerah. “Jadi, sebagaimana juga sudah kita atur di dalam peraturan menteri, kita bekerja sama dengan sekolah swasta. Yang tidak tertampung di sekolah negeri itu disalurkan ke sekolah swasta,” paparnya.

Atip pun memastikan sekolah swasta juga mendapat bantuan dari pemerintah. Namun, khusus bagi mereka yang sudah terakreditasi dan memenuhi syarat. Selain itu, di tahun ini, murid di sekolah swasta akan menjadi prioritas pemerintah sebagai penerima dana bantuan program Indonesia pintar (PIP).

Pemerintah juga menekankan pentingnya kualitas layanan pendidikan di sekolah swasta yang menjadi mitra. Menurut Dirjen PAUD Dikdasmen Gogot, dukungan peningkatan kualitas layanan pendidikan di sekolah swasta ini telah diberikan melalui pemberikan dana bantuan operasional sekolah (BOS) dengan skema fixed cost.

“Muridnya 5, 6, pokoknya kita kasih Rp 60 juta. Jadi kita kasih fixed cost-nya itu,” ungkapnya.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore