
Truk-truk peserta demo terparkir di depan Kantor Gubernur Jatim, Kamis (19/6) malam, sebelum massa membubarkan diri usai tercapai kesepakatan. (Istimewa)
JawaPos.com – Aksi unjuk rasa besar-besaran yang digelar ribuan sopir truk dari Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) resmi berakhir pada Jumat (20/6) dini hari.
Massa mulai membubarkan diri sekitar pukul 00.30 WIB usai menggelar audiensi dengan perwakilan Pemprov Jawa Timur di depan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya.
Ketua GSJT Angga Firdiansyah menyampaikan, hasil pertemuan dengan Dinas Perhubungan Jatim dan Ditlantas Polda Jatim telah menghasilkan kesepakatan yang disambut positif oleh para sopir.
“Kesepakatannya adalah kembali pada hasil rapat tahun 2022 dan 2024, yaitu tidak ada penindakan terhadap kendaraan ODOL (Over Dimension Over Loading). Untuk saat ini, tidak akan ada razia,” jelas Angga usai audiensi.
Menurut Angga, langkah sosialisasi terkait ODOL nantinya tidak lagi dilakukan di jalan raya dengan cara memberhentikan truk secara langsung. Sebagai gantinya, edukasi akan difokuskan ke titik-titik tertentu yang lebih aman.
“Sosialisasi akan dilakukan di kantong-kantong parkir dan juga langsung ke perusahaan. Jadi tidak ada lagi yang memberhentikan truk di tengah jalan hanya untuk sosialisasi,” tambahnya.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, GSJT memastikan bahwa tidak ada aksi lanjutan. Para sopir memilih pulang ke rumah masing-masing untuk beristirahat dan kembali bekerja seperti biasa.
“Teman-teman sudah kami arahkan untuk pulang dan tidak ada demo lagi. Besok semua kembali bekerja,” ujar Angga.
Sebelumnya, ribuan sopir truk dari berbagai daerah di Jatim turun ke jalan menuntut keadilan terkait pemberlakuan aturan ODOL, regulasi ongkos logistik, serta perlindungan hukum.
Aksi tersebut membuat sejumlah ruas jalan di Surabaya dan Sidoarjo mengalami kemacetan panjang nyaris sepanjang hari.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
