
Ilustrasi guru memberi pendampingan pada siswa untuk SPMB 2025. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 Jawa Timur resmi memasuki tahap awal verifikasi nilai rapor siswa.
Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jawa Timur mengingatkan seluruh sekolah untuk aktif melakukan pengecekan dan perbaikan nilai sebelum data dikunci.
Tahap ini menjadi fondasi penting dalam sistem seleksi yang kini mengutamakan nilai akademik siswa sebagai faktor utama.
Untuk itu, verifikasi nilai rapor harus dilakukan dengan teliti oleh masing-masing sekolah sebelum batas waktu yang ditentukan.
“Sekarang ini masih Tahap 1, yaitu tahap perbaikan nilai dari sekolah masing-masing. Kalau ada nilai rapor siswa yang tidak sesuai dengan data sekolah, maka sekolah harus segera memperbaikinya,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai, Jumat (30/5).
Batas akhir untuk verifikasi dan perbaikan nilai adalah tanggal 31 Mei 2025. Setelah itu, data akan dikunci dan dijadikan dasar utama dalam proses seleksi masuk sekolah negeri di Jawa Timur. Kesalahan yang tidak diperbaiki bisa merugikan siswa dalam proses penilaian.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari evaluasi sistem SPMB berbasis nilai dan domisili, yang mulai diberlakukan tahun ini untuk menggantikan sistem zonasi penuh pada tahun-tahun sebelumnya.
Setelah tahap verifikasi nilai selesai, tahapan selanjutnya adalah pengambilan PIN, yang bisa dilakukan mulai 2 Juni hingga 13 Juni 2025. PIN ini wajib dimiliki oleh seluruh calon peserta didik sebagai akses untuk melanjutkan proses pendaftaran.
“Mulai tanggal 2 sampai 13 Juni adalah masa pengambilan PIN. Saat mengambil PIN, siswa juga bisa langsung memverifikasi data mereka di sekolah tujuan,” tambah Aries.
Verifikasi berkas fisik juga akan berlangsung dari 2 Juni hingga 14 Juni 2025. Pada tahap ini, siswa harus memastikan seluruh dokumen seperti nilai, identitas, dan domisili sudah lengkap dan sesuai. Proses ini diharapkan memperkuat integritas dan transparansi SPMB Jatim 2025.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
