Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahksn SK CPNS di Graha Sawunggaling, Surabaya, Rabu (28/5). (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com-Sebanyak 648 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima SK Pengangkatan Tahun Anggaran 2024 di Graha Sawunggaling, Surabaya, Rabu (28/5).
SK diserahkan melalui platform digital oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, serta disaksikan oleh Kepala Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN), Darmuji dan jajaran forkopimda Pemkot Surabaya.
“Syukur alhamdulillah panjenengan diterima CPNS. Lebih bersyukurnya lagi, panjenengan daftar CPNS diterimanya di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya,” tutur Eri Cahyadi dalam sambutannya.
Setelah menerima SK Pengangkatan, Eri berharap para CPNS bisa bekerja profesional, menjaga integritas, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat, dengan pelayanan publik yang lebih baik.
“Maka hari ini adalah pelayanan yang turun langsung ke masyarakat, bukan pelayanan yang mencari gagah-gagahan, bukan pelayanan yang seperti juragan, bukan,” imbuh pejabat yang akrab disapa Cak Eri ini.
ASN diminta untuk mengubah pola pikir serta mendorong terwujudnya reformasi birokrasi yang inovatif dan disiplin. Integrasi pelayanan publik juga harus dijaga dari praktik-praktik yang menyimpang.
“Tidak boleh ada ASN yang menjadi makelar perizinan, tidak bekerja maksimal, hingga ingin mencari keuntungan untuk diri sendiri. Jangan terkontaminasi ketika masuk ke dalam dinas,” ucapnya.
Cak Eri lantas menyoroti adanya oknum ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang tidak bekerja secara profesional. Bahkan, ada yang bertugas di bagian perizinan, namun justru menjadi makelar.
“Ada juga yang nggak mau bekerja tapi minta TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) itu juga ada, padahal dia tidak pernah turun bekerja. Tapi, selalu saya katakan, lawan yang seperti itu,” seru Cak Eri.
Di sisi lain, Kepala BKPSDM Surabaya, Ira Tursilowati menerangkan bahwa 648 ASN yang baru saja menerima SK pengangkatan terdiri dari dua formasi, yakni formasi kesehatan dan teknis.
“Formasi tenaga kesehatan (Nakes) ada sebanyak 584 orang dan tenaga teknis sebanyak 64 orang. Mereka dari golongan ASN yang berbeda, ada yang golongan III/B, golongan III/A dan golongan II C,” tukas Ira. (*)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
