Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Mei 2025 | 20.36 WIB

Pemilah Sampah Temukan Jenazah Bayi di Depo Sampah di Surabaya Barat, Polisi telusuri Lokasi Awal

Ilustrasi jasad bayi. Dok JawaPos - Image

Ilustrasi jasad bayi. Dok JawaPos

JawaPos.com - Umar Usman masih gemetaran saat ditemui Jawa Pos di Depo Sampah Citraland, Kamis (22/5). Dia tidak menyangka bakal menemukan hal luar biasa saat melakukan pekerjaannya. 

Pagi itu, seperti biasa Umar memilah sampah di antara gunungan plastik dan limbah rumah tangga. Namun, ada yang aneh saat dia menyentuh sebuah tas plastik berwarna merah di tumpukan sampah itu. 

Dari balik tumpukan, terlihat telinga mungil menyembul. "Awalnya saya kira kucing. Tapi kok ada rambut, ada idung," ucap Umar dengan suara bergetar.

Saat itulah dia sadar, benda dalam kantong itu adalah jasad bayi. Tanpa pikir panjang, Umar memanggil dua rekannya, Uman Sutrisno dan Nuri, lalu melaporkan temuan itu ke atasannya.

Pihak depo langsung menghubungi Polsek Lakarsantri. "Saya sampai lemas, Mas. Sudah bengkak dan baunya mulai terasa. Saya enggak nyangka," tambah pria asal Driyorejo itu.

Menurut dia, sampah tersebut masuk ke depo pada Rabu sore. Kemungkinan pengambilan sampahnya dilakukan pagi harinya.

Di mana titik pengambilannya, Umar mengaku tidak tahu. Sebab, sampah yang diambil truk pengangkut itu diambil dari beberapa titik di Citraland.

Kapolsek Lakarsantri AKP Sandi Putra membenarkan penemuan bayi tersebut. Bayi laki-laki itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Depo TPA Citraland, Jalan Alas Malang No 105, Kelurahan Bringin, Kecamatan Sambikerep, Surabaya.

"Saat olah TKP, kami menemukan jasad bayi dalam kantong plastik merah kecil yang dimasukkan lagi ke trash bag hitam," jelas Sandi.

Dari hasil identifikasi, bayi memiliki panjang tubuh 53 cm, tanpa ari-ari. Di lokasi juga ditemukan celana dalam perempuan dan bekas pembalut.

Bagian kepala bayi mengalami pecah, diduga akibat tertindih tumpukan sampah. Selain itu, terdapat luka terbuka di perut bagian kanan. Kondisinya sudah membusuk, menandakan bayi sudah meninggal setidaknya sejak sehari sebelumnya.

"TKP sudah rusak karena saksi sempat memindahkan kantong plastik. Tapi berdasarkan keterangan, sampah tersebut berasal dari lingkungan Citraland dan masuk depo Rabu sore," lanjut Sandi.

Polisi kini menelusuri asal pasti kantong tersebut dengan memeriksa rute truk pengangkut sampah. Jasad bayi kemudian dibawa ke kamar mayat RS Bhakti Dharma Husada (BDH) untuk dilakukan visum luar dan dalam. 

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa celana dalam dan pembalut dari lokasi kejadian. "Kami masih menunggu hasil visum untuk menyimpulkan penyebab pasti kematian bayi," imbuh Sandi.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore