Petugas DPKP saat mengevakuasi pekerja gondola yang terjebak di lantai 26 sebuah apartemen di kawasan Jalan Pakuwon Indah, Surabaya, Senin (2/3). (Dokumentasi DPKP Surabaya)
JawaPos.com - Dua pekerja gondola terjebak di lantai 26 sebuah apartemen kawasan Jalan Pakuwon Indah, Lontar Timur, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, usai terjangan angin kencang yang menyertai hujan lebat, Senin (2/3) jelang sore.
Akibatnya, satu pekerja bernama Eddy Suparno, 51 tahun, warga Tambak Wedi Baru, dinyatakan wafat.
Sementara satu pekerja lain bernama Ribut Boediyanto, 56 tahun, warga Tambak Wedi Baru berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Dari video yang beredar luas di media sosial, tubuh korban beberapa kali terlihat berputar dan membentur dinding kaca gedung. Situasi ini memicu kepanikan warga yang menyaksikan dari bawah.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Ekky Maulana Nugraha mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 14.12 dari salah satu media radio di Surabaya.
"Setelah mendapatkan laporan, Unit Rescue Wiyung berangkat menuju TKP dan tiba pukul 14.28 WIB. Petugas langsung melakukan koordinasi dan evakuasi korban yang terjebak di gondola apartemen," ucap Ekky, Senin (2/3).
Ada tiga unit yang dikerahkan dalam insiden ini, yakni 2 unit Team Rescue DPKP Surabaya dan 1 Unit Team Rescue Wiyung. Petugas selesai mengevakuasi kedua korban pada pukul 17.25 WIB.
Lebih lanjut, Ekky menuturkan menurut informasi awal, ada 2 unit gondola yang menggantung. Masing-masing gondola berisi dua pekerja yang bertugas membersihkan gedung apartemen.
"Gondola yang pertama berhasil turun hingga lantai dasar, namun gondola kedua saat berada di lantai 26 macet, tidak bisa turun ke bawah dikarenakan sudah terpontang-panting akibat angin kencang dan hujan lebat," imbuhnya.
Dua pekerja dalam gondola pertama yang berhasil menyentuh lantai dasar dinyatakan selamat. Sementara dua pekerja dalam gondola kedua terjebak cukup lama di ketinggian, lebih dari tiga jam.
"Untuk di gondola kedua, 1 pekerja tidak selamat dan 1 pekerja selamat dirujuk ke RS William Booth. Korban MD yang tergantung di gondola kedua diduga terpental keluar dari gondola (akibat angin kencang)," pungkas Ekky.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
